Pemerintah Sudan Selatan usir penyidik HAM PBB

Senin, 05 November 2012 - 12:43 WIB
Pemerintah Sudan Selatan...
Pemerintah Sudan Selatan usir penyidik HAM PBB
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Sudan Selatan mengusir Sandra Beidas, seorang pejabat PBB yang melakukan penyelidikan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), Minggu (5/11/2012).

Juru bicara pemerintah Sudan Selatan, Barnaba Marial Benjamin, mengatakan, Beidas telah menerbitkan laporan yang tidak etis. Sebuah laporan yang tidak memiliki kebenaran.

"Penyidik telah mengeluarkan sebuah laporan pelanggaran HAM yang tidak bisa di verifikasi kebenarnya dan diterbitkan tanpa ada pembenaran. Laporan ini tidak etis dan tidak bisa dijelaskan lebih lanjut," imbuh Benjamin

Pengusiran tersebut dikaitkan dengan adanya laporan penyikasan laporan pelanggaran HAM yang diterbitkan pada Agustus lalu. MIliter Sudan Selatan dituduh melakukan penyiksaan, pemerkosaan, pembunuhan, dan penculikan.

Laporan pelanggaran HAM yang dilakukan militer Sudan Selatan tidak hanya diterbitkan oleh PBB, tapi, kelompok HAM juga menerbitkan laporan serupa.

Menanggapi tindakan pemerintah Sudan Selatan, Kepala misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS), Hilde Johnson, mengatakan, tindakan tersebut merupakan sebuah bentuk pelanggaran hukum atas Piagam PBB.

Johnson mengaku telah meminta penjelasan lebih lanjut kepada pemerintah Sudan Selatan. "Lembaga tersebut bertugas melakukan pemantauan, penyelidikan, pelaporan, dan pengembangan kapasitas. Semuanya merupakan elemen inti dari mandat UNMISS yang harus dilindungi," terang Johnson.

Bulan lalu, Amnesty International melaporkan, bahwa pasukan keamanan Sudan Selatan telah melakukan tindakan "mengejutkan" dengan melakukan kekerasan secara meluas pada warga sipil yang mencakup pembunuhan dan perkosaan.
(esn)
Berita Terkait
Pemerintah dan Kelompok...
Pemerintah dan Kelompok Bersenjata Sudan Capai Kesepakatan Damai
Banjir di Sudan Semakin...
Banjir di Sudan Semakin Parah, Sebanyak 4.000 Rumah Hancur
Pemberontak RSF Dituding...
Pemberontak RSF Dituding Tutupi Skandal Genosida dengan Bakar dan Kubur Jenazah
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Pemimpin Faksi yang...
Pemimpin Faksi yang Bertikai di Sudan Setujui Gencatan Senjata 7 Hari
Tentara Sudan Kuasai...
Tentara Sudan Kuasai Istana Kepresidenan, Pemberontak Masih Tebar Ancaman
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
26 menit yang lalu
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
1 jam yang lalu
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
2 jam yang lalu
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
3 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
4 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved