Truk bensin meledak di Riyadh, 10 tewas
Kamis, 01 November 2012 - 16:25 WIB
Truk bensin meledak di Riyadh, 10 tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah truk yang sarat muatan bahan bakar menabrak sebuah jembatan di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (1/11/2012). Tabrakan tersebut micu sebuah ledakan besar dan menyebabkan jembatan dan sejumlah bangunan di sekitarnya runtuh.
Seperti diberitakan al-Jazeera, Kamis, (1/11/2012), tabrakan tersebut menyebabkan 10 orang tewas. Para korban tewas dengan tubuh hangus terbakar. Selain korban tewas, 50 orang lainya menderita luka-luka.
Beberapa kendaraan dan bangunan tinggi yang berada di sekitar lokasi kejadian, juga tidak luput dari dampak ledakan tersebut.
"Saya berada di dalam gedung saat ledakan besar tersebut terjadi. Tiba-tiba saja, sebuah ledakan besar terjadi. Semua prabotan di dalam ruangan tempat saya berada, terpental," ungkap salah seorang korban ledakan, Kushnoo Akhtara.
Akhtara menderita luka dibeberapa bagian tubuhnya. “ Saudara laki-laki saya masih terjebak di balik puing-puing reruntuhan gedung,” lanjutnya.
Saat ini, lebih dari 100 orang dari tim penyelamat masih menyisir daerah ledakan untuk mencari korban yang terjebak di bawah bangunan-bangunan yang runtuh. Beberapa alat berat juga telah dikerahkan untuk mengangkat puing-puing besar.
Seperti diberitakan al-Jazeera, Kamis, (1/11/2012), tabrakan tersebut menyebabkan 10 orang tewas. Para korban tewas dengan tubuh hangus terbakar. Selain korban tewas, 50 orang lainya menderita luka-luka.
Beberapa kendaraan dan bangunan tinggi yang berada di sekitar lokasi kejadian, juga tidak luput dari dampak ledakan tersebut.
"Saya berada di dalam gedung saat ledakan besar tersebut terjadi. Tiba-tiba saja, sebuah ledakan besar terjadi. Semua prabotan di dalam ruangan tempat saya berada, terpental," ungkap salah seorang korban ledakan, Kushnoo Akhtara.
Akhtara menderita luka dibeberapa bagian tubuhnya. “ Saudara laki-laki saya masih terjebak di balik puing-puing reruntuhan gedung,” lanjutnya.
Saat ini, lebih dari 100 orang dari tim penyelamat masih menyisir daerah ledakan untuk mencari korban yang terjebak di bawah bangunan-bangunan yang runtuh. Beberapa alat berat juga telah dikerahkan untuk mengangkat puing-puing besar.
(esn)