Pabrik amunisi senjata tentara Sudan terbakar

Rabu, 24 Oktober 2012 - 09:42 WIB
Pabrik amunisi senjata...
Pabrik amunisi senjata tentara Sudan terbakar
A A A
Sindonews.com - Ledakan yang disusul sebuah kebakaran besar melanda pabrik amunisi Yarmouk di Ibu Kota Khartoum, Sudan, Selasa (24/10/2012) malam.

Saksi mata mengatakan sebuah ledakan besar diikuti sebuah kebakaran besar terjadi di pabrik amunisi senjata militer Yarmouk. Sepertinya ada sekitar dua atau tiga titik di pabrik senjata yang luas ini.

Gubernur Negara bagian Khartoum, Abdul Rahman al-Khider Rahman dalam sebuah siaran TV lokal membenarkan bahwa pada Selasa malam telah terjadi kebakaran di pabrik Yarmouk.

"Kebakaran telah menimbulkan sejumlah kerugian. Sementara itu pihak berwenang tengah menyelidiki. Dugaan awal penyelidikan kebakaran bersumber dari sebuah ledakan dari salah satu ruangan pabrik," ungkap Rahman seperti dilansir BBC.co.uk, Rabu (24/10/2012).

Rahman menambahkan kebakaran ini tidak memakan korban jiwa. Namun, beberapa orang telah dilarikan kerumah sakit terdekat setelah mengalami ganguan pernapasan.
(esn)
Berita Terkait
385 WNI dari Sudan Tiba...
385 WNI dari Sudan Tiba di Asrama Haji Jakarta
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Pemimpin Faksi yang...
Pemimpin Faksi yang Bertikai di Sudan Setujui Gencatan Senjata 7 Hari
Tentara Sudan Kuasai...
Tentara Sudan Kuasai Istana Kepresidenan, Pemberontak Masih Tebar Ancaman
2.000 Orang Dibantai...
2.000 Orang Dibantai di Sudan, 5 Negara Arab Kecam Aksi Pemberontak RSF
Pemerintah dan Kelompok...
Pemerintah dan Kelompok Bersenjata Sudan Capai Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
6 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
7 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
9 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
10 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
11 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved