Secret Service buru penembak kantor tim sukses Obama
Senin, 15 Oktober 2012 - 21:13 WIB
Secret Service buru penembak kantor tim sukses Obama
A
A
A
Sindonews.com - Kantor tim sukses Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ditembak beberapa hari yang lalu. Meski demikian, pelaku penembakan masih belum diketahui. Agen Secret Service pun menggelar penyelidikan atas masalah itu.
Pelaku hanya menembakkan satu peluru di kaca kantor itu pada sore hari, waktu setempat. Namun serangan itu tidak melukai para pekerja tim kampanye Obama yang ada di dalam.
Terlihat ada lubang besar di kaca kantor yang terletak di Denver, Colorado. Jendela yang pecah itu langsung ditambal oleh papan kayu oleh petugas. Demikian, seperit diberitakan Daily Mail, Senin (15/10/2012).
Menurut kepolisian, tim penyelidik masih mengamati video CCTV yang dipasang di dekat kantor tim sukses Obama. Mereka pun mencurigai kendaraan yang melewati kantor itu. Kepolisian juga tidak menjelaskan secara rinci mengenai detil-detil penembakan itu.
Secret Service langsung mengajukan pertanyaan mengenai peristiwa itu ke aparat kepolisian di Denver. Namun juru bicara tim kampanye Obama juga menolak untuk berkomentar mengenai peristiwa itu.
Seperti diketahui, Denver menjadi tempat dari debat Pilpres AS ronde pertama yang menghadirkan Obama dan Mitt Romney. Kedua kandidat Presiden AS juga berkompetisi untuk meraih suara terbanyak di wilayah tersebut.
Pelaku hanya menembakkan satu peluru di kaca kantor itu pada sore hari, waktu setempat. Namun serangan itu tidak melukai para pekerja tim kampanye Obama yang ada di dalam.
Terlihat ada lubang besar di kaca kantor yang terletak di Denver, Colorado. Jendela yang pecah itu langsung ditambal oleh papan kayu oleh petugas. Demikian, seperit diberitakan Daily Mail, Senin (15/10/2012).
Menurut kepolisian, tim penyelidik masih mengamati video CCTV yang dipasang di dekat kantor tim sukses Obama. Mereka pun mencurigai kendaraan yang melewati kantor itu. Kepolisian juga tidak menjelaskan secara rinci mengenai detil-detil penembakan itu.
Secret Service langsung mengajukan pertanyaan mengenai peristiwa itu ke aparat kepolisian di Denver. Namun juru bicara tim kampanye Obama juga menolak untuk berkomentar mengenai peristiwa itu.
Seperti diketahui, Denver menjadi tempat dari debat Pilpres AS ronde pertama yang menghadirkan Obama dan Mitt Romney. Kedua kandidat Presiden AS juga berkompetisi untuk meraih suara terbanyak di wilayah tersebut.
(esn)