Lady Gaga tulis lagu tentang Jakarta
Minggu, 19 Agustus 2012 - 13:34 WIB
Lady Gaga tulis lagu tentang Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Lady Gaga mencurahkan perasaannya tentang Jakarta dalam lagu berjudul “Partynauseous”. Lagu Partynauseous akan dirilis pada 6 September mendatang.
“Partynauseous” berisi kenangan Gaga terhadap Kota Jakarta. Lagu itu akan dirilis dalam album penyanyi pendatang baru Kendrick Lamar.
Lagu ini menceritakan tentang rencana konser Gaga di Jakarta yang gagal menyusul protes dari sejumlah kelompok Islam, antara lain Front Pembela Islam (FPI). Penyanyi yang dijuluki Mother Monster itu mengumumkan tentang lagu “Partynauseous” lewat akun Twitternya.
"Saya menulis “Partynauseous” tentang Jakarta dan hubungan saya dengan Indonesia," tutur Gaga, seperti dikutip BBC, Minggu (19/8/2012).
FPI gencar menolak rencana konser yang seharusnya digelar pada 3 Juni lalu dengan menggelar aksi demonstrasi, serta mengancam akan membuat keributan saat konser berlangsung.
"Saya berharap dapat bersenang-senang dengan pihak musuh dan berdamai," tambah Gaga.
Sebelumnya, salah satu pemimpin FPI mengatakan Lady Gaga adalah penyembah setan.
Sementara itu, keputusan pembatalan datang dari pihak Gaga yang khawatir dengan keselamatan para penggemarnya di Jakarta.
Gaga menulis di akun Twitternya, "There is nothing holy about hatred" (Tidak ada yang suci dari kebencian).
“Partynauseous” berisi kenangan Gaga terhadap Kota Jakarta. Lagu itu akan dirilis dalam album penyanyi pendatang baru Kendrick Lamar.
Lagu ini menceritakan tentang rencana konser Gaga di Jakarta yang gagal menyusul protes dari sejumlah kelompok Islam, antara lain Front Pembela Islam (FPI). Penyanyi yang dijuluki Mother Monster itu mengumumkan tentang lagu “Partynauseous” lewat akun Twitternya.
"Saya menulis “Partynauseous” tentang Jakarta dan hubungan saya dengan Indonesia," tutur Gaga, seperti dikutip BBC, Minggu (19/8/2012).
FPI gencar menolak rencana konser yang seharusnya digelar pada 3 Juni lalu dengan menggelar aksi demonstrasi, serta mengancam akan membuat keributan saat konser berlangsung.
"Saya berharap dapat bersenang-senang dengan pihak musuh dan berdamai," tambah Gaga.
Sebelumnya, salah satu pemimpin FPI mengatakan Lady Gaga adalah penyembah setan.
Sementara itu, keputusan pembatalan datang dari pihak Gaga yang khawatir dengan keselamatan para penggemarnya di Jakarta.
Gaga menulis di akun Twitternya, "There is nothing holy about hatred" (Tidak ada yang suci dari kebencian).
()