Presiden Rumania gagal dikudeta
Senin, 30 Juli 2012 - 22:01 WIB
Presiden Rumania gagal dikudeta
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Rumania Traian Basescu selamat dari referendum yang berencana melengserkannya dari kursi pemimpin utama negeri itu. Upaya kudeta Basescu gagal dilakukan setelah jumlah pemilih yang ingin melengserkannya tidak memadai.
"Rumania menolak kudeta. Api demokrasi masih menyala!" papar Basescu, seperti dikutip New York Times, Senin (30/7/2012).
Berdasarkan aturan voting, referendum hanya bisa berlaku jika terdapat lebih dari 50 persen pemilih yang berpartisipasi. Dari 97,5 persen suara yang dihitung, biro pemilihan sentral mengatakan pada Senin pagi 30 Juli, jumlah pemilih hanya 46 persen.
Taktik yang digunakan Perdana Menteri Victor Ponta, saingan Presiden Rumania, untuk mengusir Basescu dari kekuasaan memicu kritik keras dari Uni Eropa. Ponta diklaim telah melanggar aturan hukum. Koalisi Ponta dianggap menggerogoti demokrasi.
Meskipun telah memperoleh kembali kursi kekuasaannya, Presiden Basescu
mengaku dia telah kehilangan dukungan rakyat. Namun, pemimpin Rumania itu berjanji akan bekerja untuk rekonsiliasi nasional.
Sebagai Presiden Rumania, Basescu telah dua kali dikudeta sejak menjabat pada 2004. Dia selamat dari upaya penggulingannya dalam referendum tahun 2007, ketika sekira 74 persen suara yang diberikan menentang pemindahannya.
"Rumania menolak kudeta. Api demokrasi masih menyala!" papar Basescu, seperti dikutip New York Times, Senin (30/7/2012).
Berdasarkan aturan voting, referendum hanya bisa berlaku jika terdapat lebih dari 50 persen pemilih yang berpartisipasi. Dari 97,5 persen suara yang dihitung, biro pemilihan sentral mengatakan pada Senin pagi 30 Juli, jumlah pemilih hanya 46 persen.
Taktik yang digunakan Perdana Menteri Victor Ponta, saingan Presiden Rumania, untuk mengusir Basescu dari kekuasaan memicu kritik keras dari Uni Eropa. Ponta diklaim telah melanggar aturan hukum. Koalisi Ponta dianggap menggerogoti demokrasi.
Meskipun telah memperoleh kembali kursi kekuasaannya, Presiden Basescu
mengaku dia telah kehilangan dukungan rakyat. Namun, pemimpin Rumania itu berjanji akan bekerja untuk rekonsiliasi nasional.
Sebagai Presiden Rumania, Basescu telah dua kali dikudeta sejak menjabat pada 2004. Dia selamat dari upaya penggulingannya dalam referendum tahun 2007, ketika sekira 74 persen suara yang diberikan menentang pemindahannya.
()