10.000 warga Jepang protes pembukaan PLTN
Minggu, 29 Juli 2012 - 23:36 WIB
10.000 warga Jepang protes pembukaan PLTN
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 10.000 demonstran menduduki Gedung Parlemen Tokyo, Jepang, memprotes pembukaan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Fukushima.
Para demonstran mengutuk rencana Pemerintah Jepang yang membuka kembali reaktor nuklir yang telah ditutup setelah gempa bumi dan Tsunami pada Maret 2011 lalu.
"Masyarakat di sini bersatu untuk menyuarakan pendapat mereka," ujar Shoji Kitano (64), salah seorang demonstran yang juga seorang pensiunan perusahaan swasta, seperti dikutip BBC, Minggu (29/7/2012).
Dalam aksinya, ribuan demonstran memutari taman dekat parlemen hingga membentuk rantai manusia.
Ditambahkan Shoji, sebenarnya warga Jepang tidak suka berunjuk rasa. Namun kali ini mereka marah dengan keputusan pemerintah untuk mengoperasikan kembali PLTN.
“Jumlah masyarakat yang menentang pembangunan nuklir belum pernah sebesar ini dalam sejarah Jepang,” terangnya.
Shoji menjelaskan, aksi demonstrasi tersebut diselengarakan guna menentang rencana pengembangan nuklir yang mulai digalakkan Jepang sejak 1960.
Para demonstran mengutuk rencana Pemerintah Jepang yang membuka kembali reaktor nuklir yang telah ditutup setelah gempa bumi dan Tsunami pada Maret 2011 lalu.
"Masyarakat di sini bersatu untuk menyuarakan pendapat mereka," ujar Shoji Kitano (64), salah seorang demonstran yang juga seorang pensiunan perusahaan swasta, seperti dikutip BBC, Minggu (29/7/2012).
Dalam aksinya, ribuan demonstran memutari taman dekat parlemen hingga membentuk rantai manusia.
Ditambahkan Shoji, sebenarnya warga Jepang tidak suka berunjuk rasa. Namun kali ini mereka marah dengan keputusan pemerintah untuk mengoperasikan kembali PLTN.
“Jumlah masyarakat yang menentang pembangunan nuklir belum pernah sebesar ini dalam sejarah Jepang,” terangnya.
Shoji menjelaskan, aksi demonstrasi tersebut diselengarakan guna menentang rencana pengembangan nuklir yang mulai digalakkan Jepang sejak 1960.
()