Kepergian Assad tak hentikan konflik Suriah
Jum'at, 27 Juli 2012 - 20:59 WIB
Kepergian Assad tak hentikan konflik Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Kepala misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mayor Jenderal Robert Mood mengatakan, kepergian Presiden Bashar al-Assad keluar Suriah tidak meredakan konflik yang sedang terjadi. Jatuhnya Bashar al-Assad hanya masalah waktu, tetapi belum tentu akan mengakhiri pertempuran.
"Cepat atau lambat, rezim akan jatuh," ujar Robert Mood, Mayor Jenderal Norwegia yang mandatnya memimpin misi PBB di Suriah berakhir pekan lalu, saat negera itu tengah dilanda lonjakan kekerasan tajam, seperti dikutip Aljazeera, Jumat (27/7/2012).
Menurut Mood, spiral kekerasan terjadi karena ketidakmampuan Pemerintah Suriah untuk melindungi penduduk sipil. Konflik di Suriah akan terus bergejolak hingga beberapa bulan ke depan, bahkan bertahun-tahun.
"Setiap kali ada 15 orang tewas di sebuah desa, 500 simpatisan terlibat bentrok, sekitar 100 diantaranya pemberontak,” terang Mood.
Meskipun kelompok oposisi menginginkan Assad lengser, namun pengunduran diri Presiden Suriah itu belum tentu akan mengakhiri konflik. Situasi di sana mungkin akan bertambah buruk.
"Cepat atau lambat, rezim akan jatuh," ujar Robert Mood, Mayor Jenderal Norwegia yang mandatnya memimpin misi PBB di Suriah berakhir pekan lalu, saat negera itu tengah dilanda lonjakan kekerasan tajam, seperti dikutip Aljazeera, Jumat (27/7/2012).
Menurut Mood, spiral kekerasan terjadi karena ketidakmampuan Pemerintah Suriah untuk melindungi penduduk sipil. Konflik di Suriah akan terus bergejolak hingga beberapa bulan ke depan, bahkan bertahun-tahun.
"Setiap kali ada 15 orang tewas di sebuah desa, 500 simpatisan terlibat bentrok, sekitar 100 diantaranya pemberontak,” terang Mood.
Meskipun kelompok oposisi menginginkan Assad lengser, namun pengunduran diri Presiden Suriah itu belum tentu akan mengakhiri konflik. Situasi di sana mungkin akan bertambah buruk.
()