Kerabat Milosevic jadi PM Serbia
Kamis, 26 Juli 2012 - 19:27 WIB
Kerabat Milosevic jadi PM Serbia
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri (PM) Ivica Dacic yang baru saja terpilih ternyata merupakan kerabat mantan Presiden Serbia Slobodan Milosevic. Latar belakang Dacic itu memicu kegelisahan di Serbia maupun luar negeri, meskipun dia menyatakan akan mendukung kebijakan Uni Eropa (European Union/EU).
Dacic yang berasal dari Partai Sosialis dipilih sebagai PM Serbia pada sidang parlemen hari Kamis 26 Juli. Pelantikan PM Serbia akan dilakukan bersama dengan pengukuhan wakil Partai Nasionalis Tomislav Nikolic sebagai Presiden Serbia yang baru. Nikolic memenangkan pemilihan presiden bulan Mei lalu. Saat itu juga akan dilakukan pengangkatan para anggota pemerintahan lainnya.
Saat ini, beberapa pihak merisaukan terpilihnya Dacic menjadi PM Serbia dapat merusak rekonsiliasi pasca perang di Balkan. Terutama dalam ketidakpastian ekonomi di wilayah Balkan. Namun, di tengah serbuan kekhawatiran tentang asal usulnya sebagai seorang sosialis, Dacic berjanji tidak akan menghidupkan kembali kebijakan Milosevic, melainkan berfokus pada integrasi Serbia dengan EU.
Pasca kematian Milosevic, Dacic telah mengubah sudut pandang Partai Sosialis. Kursi kekuasaan di Serbia telah lama kosong setelah pemimpin negara ini yang beraliran sosialis, Milosevic meninggal tahun 2006.
Dacic yang berasal dari Partai Sosialis dipilih sebagai PM Serbia pada sidang parlemen hari Kamis 26 Juli. Pelantikan PM Serbia akan dilakukan bersama dengan pengukuhan wakil Partai Nasionalis Tomislav Nikolic sebagai Presiden Serbia yang baru. Nikolic memenangkan pemilihan presiden bulan Mei lalu. Saat itu juga akan dilakukan pengangkatan para anggota pemerintahan lainnya.
Saat ini, beberapa pihak merisaukan terpilihnya Dacic menjadi PM Serbia dapat merusak rekonsiliasi pasca perang di Balkan. Terutama dalam ketidakpastian ekonomi di wilayah Balkan. Namun, di tengah serbuan kekhawatiran tentang asal usulnya sebagai seorang sosialis, Dacic berjanji tidak akan menghidupkan kembali kebijakan Milosevic, melainkan berfokus pada integrasi Serbia dengan EU.
Pasca kematian Milosevic, Dacic telah mengubah sudut pandang Partai Sosialis. Kursi kekuasaan di Serbia telah lama kosong setelah pemimpin negara ini yang beraliran sosialis, Milosevic meninggal tahun 2006.
()