Bocah 12 tahun korban mati sia-sia perang Suriah
Senin, 23 Juli 2012 - 20:28 WIB
Bocah 12 tahun korban mati sia-sia perang Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Perang saudara di Suriah memakan korban anak-anak di bawah umur. Seorang anak bernama Kholoud meninggal di Suriah ketika dia baru mencapai usia 12 tahun.
"Kholoud meninggal tepat di depan mata saya," kenang temannya, Randa yang keluarganya baru-baru ini melarikan diri ke perbatasan Lebanon, seperti dikutip BBC, Senin (23/7/2012).
Randa menuturkan, mereka sedang bermain bersama, lantas peluru mengarah ke mereka. Peluru itu menembus leher Kholoud. Seketika temannya itu meninggal akibat serangan senapan tempur.
Berdasarkan laporan lembaga bantunan perang anak internasional (International Charity War Child) yang dirilis hari Senin 23 Juli, konflik Suriah yang berlangsung selama 16 bulan sejak Maret 2011 telah menargetkan anak-anak sebagai sasaran perang. Lebih dari 1.000 anak-anak terbunuh dalam pertempuran di Suriah.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui enam pelanggaran terhadap anak, antara lain membunuh dan melukai, perekrutan tentara anak, perkosaan dan penculikan, serta serangan terhadap sekolah dan rumah sakit.
"Kholoud meninggal tepat di depan mata saya," kenang temannya, Randa yang keluarganya baru-baru ini melarikan diri ke perbatasan Lebanon, seperti dikutip BBC, Senin (23/7/2012).
Randa menuturkan, mereka sedang bermain bersama, lantas peluru mengarah ke mereka. Peluru itu menembus leher Kholoud. Seketika temannya itu meninggal akibat serangan senapan tempur.
Berdasarkan laporan lembaga bantunan perang anak internasional (International Charity War Child) yang dirilis hari Senin 23 Juli, konflik Suriah yang berlangsung selama 16 bulan sejak Maret 2011 telah menargetkan anak-anak sebagai sasaran perang. Lebih dari 1.000 anak-anak terbunuh dalam pertempuran di Suriah.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui enam pelanggaran terhadap anak, antara lain membunuh dan melukai, perekrutan tentara anak, perkosaan dan penculikan, serta serangan terhadap sekolah dan rumah sakit.
()