Assad menghilang pasca tewasnya pejabat Suriah
Kamis, 19 Juli 2012 - 17:09 WIB
Assad menghilang pasca tewasnya pejabat Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Bashar al-Assad yang sering tampil di depan publik mendadak menghilang pasca kematian tiga pejabat Suriah. Seperti dilansir Reuters, Kamis (19/7/2012) keberadaan Assad masih misterius.
Setelah kematian para petinggi militer Suriah, Presiden Assad tak kunjung tampil ke tengah masyarakat. Bahkan orang kuat di Suriah itu belum memberikan penyataan atas pemboman yang menewaskan tiga orang petinggi militer dan dua orang pejabat Suriah.
Sementara itu, media lokal Suriah melaporkan, Assad masih berada di ibu kota Damaskus, tapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Hingga hari ini, perang masih berkobar di Damaskus. Pemberontak berkumpul di pusat kota dan telah dipersenjatai dengan senjata ringan serta roket granat.
Sedangkan oposisi Suriah menyatakan serangan bom di Damaskus Rabu (19/7/2012) adalah "awal dari akhir" bagi rezim Bashar al-Assad. Pemboman di dekat istana negara itu menewaskan tiga dari pimpinan militer Presiden Suriah, termasuk kuat saudara iparnya.
Sejak pekan lalu, kekuasaan Assad tampak telah runtuh akibat serangkaian serangan keras dari kelompok pemberontak. Namun, ledakan bom kemarin merupakan puncak pertempuran selama 16 bulan terakhir.
Setelah kematian para petinggi militer Suriah, Presiden Assad tak kunjung tampil ke tengah masyarakat. Bahkan orang kuat di Suriah itu belum memberikan penyataan atas pemboman yang menewaskan tiga orang petinggi militer dan dua orang pejabat Suriah.
Sementara itu, media lokal Suriah melaporkan, Assad masih berada di ibu kota Damaskus, tapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Hingga hari ini, perang masih berkobar di Damaskus. Pemberontak berkumpul di pusat kota dan telah dipersenjatai dengan senjata ringan serta roket granat.
Sedangkan oposisi Suriah menyatakan serangan bom di Damaskus Rabu (19/7/2012) adalah "awal dari akhir" bagi rezim Bashar al-Assad. Pemboman di dekat istana negara itu menewaskan tiga dari pimpinan militer Presiden Suriah, termasuk kuat saudara iparnya.
Sejak pekan lalu, kekuasaan Assad tampak telah runtuh akibat serangkaian serangan keras dari kelompok pemberontak. Namun, ledakan bom kemarin merupakan puncak pertempuran selama 16 bulan terakhir.
()