Devillers pilih tinggalkan Kamboja

Rabu, 18 Juli 2012 - 17:56 WIB
Devillers pilih tinggalkan...
Devillers pilih tinggalkan Kamboja
A A A
Sindonews.com – Patrick Devillers, seorang arsitek Prancis yang diduga terkait skandal dengan politisi China, Bo Xilai telah meninggalkan Kamboja menuju China. Sebelumnya, Devillers ditahan di Phnom Penh pada 13 Juni 2012 atas permintaan China.


Pemerintah Kamboja mengatakan, Devillers tidak akan diserahkan ke negara lain, baik China maupun Prancis tanpa penyelidikan. Devillers meninggalkan Kamboja atas kehendaknya sendiri pada Selasa lalu.

"China menginginkan kehadiran Devillers sebagai saksi," ujar Menteri Informasi Kamboja, Khieu Kanharith, seperti diberitakan Reuters, Rabu (18/7/2012).

Devillers dilaporkan memiliki hubungan dekat dengan Bo dan istrinya, Gu Kailai, tersangka dalam kematian pria Inggris, Neil Heywood. Devillers berusia 52, telah tinggal di Kamboja selama lima tahun terakhir. Namun, beberapa laporan mengatakan dia check-in di sebuah penerbangan Shanghai pada Selasa malam (17/7/2012).

Bo sedang diselidiki karena telah mencoreng kredibilitas Partai Komunis di mata rakyat China. Kejatuhan Bo dipicu ketika polisi utamanya, Wang Lijun, melarikan diri ke konsulat Amerika Serikat (AS). Lijun dilaporkan mencari suaka setelah bertengkar dengan Bo mengenai penyelidikan kematian Neil Heywood.

Heywood ditemukan tewas di sebuah hotel di Chongqing tanggal 15 November 2011. Pejabat setempat awalnya menyatakan dia meninggal karena mengonsumsi minuman keras berlebihan. Belakangan, Pemerintah China mengumumkan pihaknya sedang menyelidiki istri Bo sehubungan dengan kasus tersebut pada April lalu. Bo dan istrinya tidak pernah terlihat di depan umum sejak saat itu.

Sebelumnya, Bo merupakan salah satu dari sembilan orang yang berkuasa di Partai Komunis China. Dia telah dipecat sebagai mantan pemimpin kota Chongqing di bagian barat daya China sejak bulan Maret 2012.
()
Berita Terkait
Pakar Nilai Peta Buatan...
Pakar Nilai Peta Buatan Prancis Biang Kerok Perang Thailand-Kamboja
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Perkuat Aliansi Politik...
Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand
Dinilai Lamban Tangani...
Dinilai Lamban Tangani Perang dengan Kamboja, Rakyat Thailand Kecam PM Paetongtarn
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
13 menit yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
51 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Infografis
82.000 Warga Pilih Hengkang,...
82.000 Warga Pilih Hengkang, Israel Bukan Lagi Negara Istimewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved