Uni Eropa perberat sanksi untuk Suriah

Selasa, 17 Juli 2012 - 16:36 WIB
Uni Eropa perberat sanksi...
Uni Eropa perberat sanksi untuk Suriah
A A A
Sindonews.com - Setelah Perang di Damaskus yang tak berkesudahan, Uni Eropa akan memperberat sanksi terhadap Suriah. Uni Eropa menambah daftar pejabat dan perusahaan di Suriah yang terkena sanksi dalam putaran ke-17.

Kementerian Luar Negeri Uni Eropa hendak memaksa pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mengakhiri 16 bulan pertumpahan darah di Suriah. Uni Eropa berencana untuk memperluas daftar para pejabat Suriah dan perusahaan yang terkena sanksi, termasuk larangan perjalanan dan pembekuan aset mereka di Eropa, seperti dikutip RIA Novosti, Selasa (17/7/2012).

Daftar hitam yang terkena sanksi saat ini terdiri atas 129 pejabat Suriah dan 49 perusahaan. Sementara putaran terbaru dari sanksi Uni Eropa telah disetujui pada 25 Juni 2012.

Langkah Uni Eropa didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kebijakan itu ditetapkan untuk memberikan resolusi terhadap konflik di Suriah. Sejauh ini, PBB telah mengesahkan berbagai hukuman bagi Suriah, seperti sanksi diplomatik, ekonomi, dan intervensi militer.

Negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa akan membahas permasalahan Suriah selama pertemuan mereka di Brussels pada 23 Juli mendatang.
()
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
34 menit yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved