Hyon Yong-chol, wakil kepala militer Korut
Selasa, 17 Juli 2012 - 14:21 WIB
Hyon Yong-chol, wakil kepala militer Korut
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Korea Utara merombak susunan militer dan mengumumkan nama wakil-kepala militer baru. Hyon Yong-chol terpilih menjadi wakil militer baru yang akan mengomando pasukan militer Korut pasca Ri Yong-ho melepaskan jabatannya.
Kantor berita KCNA melaporkan, keputusan itu dibuat Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea dan Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara. Perombakan militer dilakukan sehari setelah panglima militer, Ri Yong-ho, diberhentikan dari jabatannya karena sakit.
.
Sebelumnya, Hyon telah menjadi anggota ke-120 dari komite pusat partai. Hyon merupakan salah satu dari empat wakil marsekal di tentara. Seperti dilansir Xinhua, Selasa (17/7/2012).
Hyon diyakini telah ditunjuk rakyat Korut pada 2010, tetapi dia tidak tergabung dalam komisi militer yang dipimpin Kim Jong-un. Sedangkan Ri Yong-ho berusia 69 tahun adalah wakil ketua Komisi Militer Pusat dan kuat menduduki jabatan teratas di partai.
Saat ini, Hyon mengambil alih tugas militer dari Ri Yong-ho. Hyon menjadi bintang baru dalam politik Korut. Sementara itu, analis masih menunggu apakah dia akan menggantikan Ri sebagai panglima militer.
Kantor berita KCNA melaporkan, keputusan itu dibuat Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea dan Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara. Perombakan militer dilakukan sehari setelah panglima militer, Ri Yong-ho, diberhentikan dari jabatannya karena sakit.
.
Sebelumnya, Hyon telah menjadi anggota ke-120 dari komite pusat partai. Hyon merupakan salah satu dari empat wakil marsekal di tentara. Seperti dilansir Xinhua, Selasa (17/7/2012).
Hyon diyakini telah ditunjuk rakyat Korut pada 2010, tetapi dia tidak tergabung dalam komisi militer yang dipimpin Kim Jong-un. Sedangkan Ri Yong-ho berusia 69 tahun adalah wakil ketua Komisi Militer Pusat dan kuat menduduki jabatan teratas di partai.
Saat ini, Hyon mengambil alih tugas militer dari Ri Yong-ho. Hyon menjadi bintang baru dalam politik Korut. Sementara itu, analis masih menunggu apakah dia akan menggantikan Ri sebagai panglima militer.
()