Tanker Nigeria terbakar, 50 orang tewas
Kamis, 12 Juli 2012 - 22:10 WIB
Tanker Nigeria terbakar, 50 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya 50 orang dikonfirmasi tewas saat mencoba untuk mengumpulkan bahan bakar dari atas kapal tanker minyak di Delta Nigeria. Sebuah kapal tanker bensin jatuh dan terbakar di jalur Timur-Barat, kawasan penghasil minyak di Nigeria. Jumlah pasti korban tewas dari kecelakaan itu belum diketahui.
Para korban mencoba untuk mendapatkan minyak dari kapal tanker ketika api mulai menjalar. Saat ini, Pejabat Nigeria memperkirakan jumlah yang tewas jauh lebih tinggi dari 50 orang, sebagaimana yang dikonfirmasi sejauh ini. Seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (12/7/2012).
Polisi wilayah Rivers, Ben Ugwuegbulam mengatakan, terlalu dini untuk memberikan angka korban. Seorang saksi di tempat kejadian mengatakan bahwa dia menghitung ada 92 mayat pria, wanita, dan anak-anak.
"Masyarakat beriringan ke tempat kejadian untuk meraup bahan bakar yang tumpah. Namun, tiba-tiba muncul kobaran api yang mengakibatkan korban jiwa," ujar Ugwuegbulam, seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (12/7/2012).
Ratusan orang yang terdiri atas tentara dan pekerja darurat membantu mengangkat mayat korban kebakaran ke dalam ambulans dan truk polisi. Setelah kebakaran terjadi , kapal tanker dipenuhi tumpukan bara abu, logam, dan ban yang meleleh.
Para korban mencoba untuk mendapatkan minyak dari kapal tanker ketika api mulai menjalar. Saat ini, Pejabat Nigeria memperkirakan jumlah yang tewas jauh lebih tinggi dari 50 orang, sebagaimana yang dikonfirmasi sejauh ini. Seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (12/7/2012).
Polisi wilayah Rivers, Ben Ugwuegbulam mengatakan, terlalu dini untuk memberikan angka korban. Seorang saksi di tempat kejadian mengatakan bahwa dia menghitung ada 92 mayat pria, wanita, dan anak-anak.
"Masyarakat beriringan ke tempat kejadian untuk meraup bahan bakar yang tumpah. Namun, tiba-tiba muncul kobaran api yang mengakibatkan korban jiwa," ujar Ugwuegbulam, seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (12/7/2012).
Ratusan orang yang terdiri atas tentara dan pekerja darurat membantu mengangkat mayat korban kebakaran ke dalam ambulans dan truk polisi. Setelah kebakaran terjadi , kapal tanker dipenuhi tumpukan bara abu, logam, dan ban yang meleleh.
()