PBB minta Suriah memulai gencatan senjata
Jum'at, 30 Maret 2012 - 19:38 WIB
PBB minta Suriah memulai gencatan senjata
A
A
A
Sindonews.com - Utusan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk misi perdamaian Suriah, Kofi Annan, mendesak pemerintah Suriah segera memerintahkan tentara mereka meletakan senjata agar kelompok oposisi melakukan tindakan yang sama.
"Pemeritah Suriah harus menjadi pihak pertama yang meletakkan senjata, kelompok oposisi akan mengikuti kemudian. Kami meminta pihak yang lebih kuat untuk menunjukan itikad baiknya, dan saat ini adalah batas waktunya," ungkap Juru bicara Kofi Annan, Ahmad Fawzi seperti diberitakan dalam The Bellingham Herald, Jumat (30/3/2012).
Annan mengatakan bahwa sampai saat ini ia belum melihat tanda tanda gencatan senjata dari kelompok oposisi. “Oleh karena ini saya mengharapkan agar langkah awal dilakukan oleh Presiden Suriah Bashar Al-Assad terlebih dahulu," ungkap Fawzi mengutip perkataan Kofi Annan.
Sejumlah aktivis di Suriah mengatakan bahwa hari ini sebuah pertempuran kembali terjadi antara pihak militer dan pasukan perjuangan di utara Suriah, tepatnya di kota Idlib.
Aksi pertempuran ini meletus sehari setelah Assad mengatakan bahwa berkomitmen untuk segara melakukan gencatan senjata dengan kelompok pemberotak.
Fawzi mengatakan, Annan memutuskan untuk mengirim seorang Deputy, Nasser El-Kidwa, untuk bertemu dengan pemberontak dan memulai pembicaraan untuk menghentikan serangan. Annan juga telah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke beberapa negara di Timur Tengah untuk meminta bantuan menyelesaikan krisis yang terjadi di Suriah. (bro)
"Pemeritah Suriah harus menjadi pihak pertama yang meletakkan senjata, kelompok oposisi akan mengikuti kemudian. Kami meminta pihak yang lebih kuat untuk menunjukan itikad baiknya, dan saat ini adalah batas waktunya," ungkap Juru bicara Kofi Annan, Ahmad Fawzi seperti diberitakan dalam The Bellingham Herald, Jumat (30/3/2012).
Annan mengatakan bahwa sampai saat ini ia belum melihat tanda tanda gencatan senjata dari kelompok oposisi. “Oleh karena ini saya mengharapkan agar langkah awal dilakukan oleh Presiden Suriah Bashar Al-Assad terlebih dahulu," ungkap Fawzi mengutip perkataan Kofi Annan.
Sejumlah aktivis di Suriah mengatakan bahwa hari ini sebuah pertempuran kembali terjadi antara pihak militer dan pasukan perjuangan di utara Suriah, tepatnya di kota Idlib.
Aksi pertempuran ini meletus sehari setelah Assad mengatakan bahwa berkomitmen untuk segara melakukan gencatan senjata dengan kelompok pemberotak.
Fawzi mengatakan, Annan memutuskan untuk mengirim seorang Deputy, Nasser El-Kidwa, untuk bertemu dengan pemberontak dan memulai pembicaraan untuk menghentikan serangan. Annan juga telah dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke beberapa negara di Timur Tengah untuk meminta bantuan menyelesaikan krisis yang terjadi di Suriah. (bro)
()