Dituding 'Bajak' Masker untuk Jerman, Ini Kata AS

Senin, 06 April 2020 - 19:56 WIB
Dituding \Bajak\ Masker...
Dituding 'Bajak' Masker untuk Jerman, Ini Kata AS
A A A
BANGKOK - Juru bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Thailand mengatakan, pihaknya tidak tahu tentang pengalihan pengiriman masker di bandara Bangkok, yang harusnya dikirim ke Jerman, tapi akhirnya dikirim ke AS. Ini adalah respon atas tudingan bahwa AS telah membajak pengiriman masker yang dipesan Jerman dari China.

"Pemerintah AS tidak mengambil tindakan apa pun untuk mengalihkan pasokan 3M yang ditakdirkan ke Jerman dan kami juga tidak memiliki pengetahuan tentang pengiriman semacam itu," kata juru bicara kedubes AS di Bangkok, Jillian Bonnardeaux.

"Kami tetap khawatir tentang upaya yang meluas untuk membagi upaya internasional melalui kampanye disinformasi tanpa sumber, tanpa kontribusi," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (6/4/2020).

Media Jerman, Der Tagesspiegel melaporkan, muatan masker respirator yang dipesan oleh Berlin dari China telah "dicegat" oleh AS dan dialihkan untuk negara yang disebut terakhir. Laporan tersebut mengutip sumber yang berada di lingkaran keamanan Jerman.

Menurut surat kabar itu, otoritas Berlin memesan masker pernapasan kelas FFP2 dan FFP3, yang melindungi layanan darurat dan staf perawat terhadap infeksi virus corona, dari perusahaan milik Amerika yang kapasitas pabrikannya berbasis di China.

Sementara itu, pihak berwenang Jerman tampaknya meminta bantuan perusahaan multinasional dan kontak mereka di luar negeri untuk membantu pengadaan peralatan pelindung.

"Kementerian kesehatan mengadakan pengadaan secara langsung, tetapi kami juga berhubungan dengan serangkaian perusahaan yang mungkin dapat membantu," kata juru bicara kementerian kesehatan negara itu.
(esn)
Berita Terkait
Jerman Ragukan Tuduhan...
Jerman Ragukan Tuduhan AS COVID-19 Berasal dari Lab China
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Dubes China: Kami Korban,...
Dubes China: Kami Korban, Bukan Penyebab Virus Corona
WHO Sebut Amerika Selatan...
WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
29 menit yang lalu
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
1 jam yang lalu
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
1 jam yang lalu
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
1 jam yang lalu
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
1 jam yang lalu
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved