Israel Tangkap Menteri Palestina Urusan Yerusalem untuk Keempat Kalinya

Sabtu, 04 April 2020 - 12:23 WIB
Israel Tangkap Menteri...
Israel Tangkap Menteri Palestina Urusan Yerusalem untuk Keempat Kalinya
A A A
YERUSALEM - Pasukan Israel menangkap Menteri Urusan Yerusalem Palestina, Fadi Al-Hadami, untuk keempat kalinya pada hari Jumat. Kali ini, dia ditangkap atas tuduhan melanggar larangan rezim Zionis terhadap kegiatan politik Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki.

Kementerian Urusan Yerusalem Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa polisi Israel menggerebek rumah sang menteri di lingkungan Silwan di Yerusalem dan membawanya ke tahanan.

"Al-Hadami ditangkap atas dugaan kegiatan Palestina di Yerusalem," kata juru bicara polisi Israel, Micky Rosenfeld, seperti dikutip dari Times of Israel, Sabtu (4/4/2020).

Dia mengatakan polisi menggeledah rumah Al-Hadami dan menyita dokumen serta sejumlah besar uang.

Kantor Al-Hadami mengonfirmasi bahwa petugas polisi Israel merampas uang 10.000 shekel (USD2.750). Kantor itu mengedarkan rekaman kamera pengintai yang memperlihatkan beberapa petugas polisi rezim Zionis menyerbu rumah sang menteri, menggeledah barang-barangnya dengan anjing sambil menghancurkan jendelanya.

Selain itu, Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammed Shtayyeh mengonfirmasi penangkapan tersebut dan mencatat bahwa Al-Hadami dibawa ke pusat interogasi Israel terdekat.

Dia menyerukan pembebasan Al-Hadami sesegera mungkin dan juga mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengutuk penangkapan Al-Hadami. "Karena itu merupakan pelanggaran protokol organisasi dalam menghadapi pandemi virus corona COVID-19," tulis kantor berita Wafa, mengutip pernyataan Shtayyeh.

"Israel menargetkan mereka yang bekerja untuk Yerusalem, bahkan pada saat-saat kritis seperti kita berupaya menyelamatkan nyawa rakyat kita dari COVID-19. Pagi ini, pasukan penjajah menangkap Menteri Urusan Yerusalem, Fadi Al-Hadami, setelah menyerbu rumahnya. Kami menuntut pembebasannya segera," bunyi pernyataan perdana menteri tersebut.

Para pejabat Palestina mengatakan Al-Hadami bekerja untuk membantu warga sebagai bagian dari respons pemerintah terhadap pandemi COVID-19.

Dia telah ditangkap empat kali sejak mulai menjabat pada April 2019, alasan penangkapan sebelumnya pada November masih belum jelas.

Sementara itu, kendaraan militer Israel menyerbu kota Yaabad, barat daya Jenin, di mana tentara menahan empat warga Palestina, termasuk tiga remaja.
(mas)
Berita Terkait
Migran Palestina Bandingkan...
Migran Palestina Bandingkan Lockdown Covid-19 dengan Pendudukan Israel
AS Sumbang Palestina...
AS Sumbang Palestina Rp77, 4 Miliar untuk Perangi Virus Corona
Israel Izinkan Bantuan...
Israel Izinkan Bantuan WHO Masuk, Gaza Lanjutkan Tes Covid-19
Israel Kembangkan Antibodi...
Israel Kembangkan Antibodi Virus Corona
Netanyahu: Gelombang...
Netanyahu: Gelombang Kedua Wabah COVID-19 Bisa Lenyapkan Umat Manusia
Palestina Perpanjang...
Palestina Perpanjang Keadaan Darurat Virus Corona Hingga 5 Juni
Berita Terkini
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
1 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
2 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
2 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
4 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
5 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved