Migran Palestina Bandingkan Lockdown Covid-19 dengan Pendudukan Israel

Minggu, 19 April 2020 - 13:35 WIB
loading...
Migran Palestina Bandingkan...
Seorang imigran Palestina yang tinggal di Malaysia mengatakan, perintah tinggal di rumah untuk mengekang penyebaran virus Corona mengingatkannya pada kehidupan di bawah pendudukan Israel. Foto/Reuters
A A A
KUALA LUMPUR - Seorang imigran Palestina yang tinggal di Malaysia mengatakan, perintah tinggal di rumah untuk mengekang penyebaran virus Corona mengingatkannya pada kehidupan di bawah pendudukan Israel. Malaysia menerapkan Movement Control Order (MCO) sejak tanggal 18 Maret lalu untuk menghalau penyebaran Covid-19.

Muslim Imran, ketua Organisasi Kebudayaan Palestina Malaysia (PCOM), mengatakan pembatasan pergerakan dan hidup di bawah jam malam adalah bagian dari kehidupannya dan ribuan kehidupan sehari-hari warga Palestina lainnya saat masih berada di negara asal mereka.

"Ini bukan hal baru bagi kami. Banyak dari kami hidup di bawah pendudukan dan jam malam Israel," kata Imran dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (19/4/2020).

Dia mengatakan bahwa bagi rakyat Palestina di Tepi Barat dan Gaza, pasokan listrik yang tidak terputus adalah mimpi yang sangat tidak masuk akal, karena sanksi Israel yang menghambat pasokan bahan bakar.

Pria itu, yang pindah ke Malaysia pada 2003 pada usia 17, mengingat bagaimana pasukan Israel membatasi warga Palestina untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa. Meskipun berada dekat dengan masjid. Warga di bawah usia 50 tahun harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari otoritas Israel untuk bisa beribadah di Masjdi Al-Aqsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved