Spanyol Perpanjang Lockdown, ‘Berperang’ Beli Persediaan Medis

Kamis, 26 Maret 2020 - 23:01 WIB
Spanyol Perpanjang Lockdown,...
Spanyol Perpanjang Lockdown, ‘Berperang’ Beli Persediaan Medis
A A A
MADRID - Spanyol memperpanjang lockdown virus corona hingga 12 April saat negara itu “berperang” mendapatkan persediaan medis di pasar China.

Korban tewas di Spanyol bertambah 655 menjadi 4.089. Jumlah korban harian itu berkurang dari hari sebelumnya 738 saat Spanyol melebihi korban tewas di China berdasarkan total korban tewas sejak terjadi wabah.

Menteri Kesehatan Spanyol Salvador Illa menyatakan, “Data itu membuat kami berpikir bahwa kita mulai fase stabilisasi.”

“Kita dalam perang sebenarnya untuk mendapatkan ventilator, masker wajah dan kit tes cepat,” ungkap juru bicara pemerintah Spanyol Maria Jesus Montero pada televisi Telecinco.

“Semua negara berjuang mengamankan produksi domestik, berjuang mendapatkan persediaan dari China,” ungkap Montero yang menambahkan para pemasok gagal mengirimkan persediaan tepat waktu.

Pemerintah juga bekerja sama untuk menjamin produksi domestik dengan mengubah beberapa kapasitas industri.

Spanyol telah memesan masker, sarung tangan dan kit tes dari China senilai USD471,4 juta. Spanyol juga meminta mitra NATO untuk peralatan pelindung dan ventilator.

Sumber diplormatik menyatakan harga naik sepuluh kali lipat dan perusahaan-perusahaan China meminta pembayaran di depan. Sumber otoritas kesehatan menyatakan ada antrean pesawat di beberapa pesawat China hanya untuk membeli persediaan dan para perantara sering menipu para pembeli.

Para pejabat Spanyol tidak menyebut nama para penjual jahat itu tapi hanya menyebutkan mereka biasanya perusahaan swasta dan berskala lebih kecil. Karena itu, Spanyol hanya membuat kesepakatan jangka panjang dengan perusahaan yang dapat dipercaya.

Parlemen menggelar voting untuk memperpanjang langkah darurat, termasuk lockdown untuk warga. Warga hanya diizinkan keluar rumah untuk membeli makanan, obat, dan bekerja.

“Tidak mudah untuk memperpanjang status darurat. Saya yakin cara paling efisien melawan virus adalah isolasi sosial,” ungkap Perdana Menteri Pedro Sanchez pada parlemen.
(sfn)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
16 menit yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
1 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
1 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
2 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
2 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
3 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved