Pakar Australia Sebut Social Distancing Cara Terbaik Cegah Penyebaran Covid-19

Senin, 23 Maret 2020 - 02:54 WIB
Pakar Australia Sebut...
Pakar Australia Sebut Social Distancing Cara Terbaik Cegah Penyebaran Covid-19
A A A
CANBERA - Gerry Fitzgerald, Profesor Emeritus Kesehatan Masyarakat di Universitas Teknologi Queensland mengatakan self distancing/social distancing masih menjadi cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus Corona baru, Covid-19. Self distancing secara garis besar adalah membatasi interaksi atau kontak langsung dengan orang lain atau banyak orang.

Fitzgerald mengatakan, di sebagian besar negara, termasuk Australia, masih bekerja pada premis bahwa mereka dapat mengidentifikasi kasus-kasus, mengisolasi mereka dan mengatasinya, dan bahwa belum ada kontak manusia ke manusia yang substansial di tingkat masyarakat.

"Itu hari ini, namun itu bisa berubah besok atau lusa, atau minggu depan dan sebagian besar strategi kami benar-benar difokuskan pada kombinasi kebersihan pribadi dan jarak sosial, dan apa yang kami lakukan di Australia, adalah bahwa kami dapat mengidentifikasi hampir semua kasus, secara epidemiologi telah diidentifikasi," ucapnya, seperti dilansir Sputnik.

"Kita tahu bahwa mereka terinfeksi di luar negeri, atau mereka telah berhubungan dengan orang-orang yang baru kembali dari luar negeri, ada sejumlah kecil kasus yang belum dapat mereka temukan," ungkapnya.

Dirinya menuturkan, apa yang sudah dilakukan di Australia adalah pihaknya sudah dapat mengidentifikasi dan mengisolasi orang-orang yang menderita penyakit tersebut, dan kemudian menindaklanjuti kontak mereka, dan mengawasi mereka dengan cermat.

Dia lalu mengatakan, meski kemungkinan untuk bertemu orang yang telah terinfeksi Covid-19 di jalan tidak terlalu besar, tapi menjaga jarak adalah strategi yang paling tepat saat ini.

"Saya pikir strategi itu benar dan yang lain adalah apa yang Anda lakukan dengan seluruh komunitas? Kenyataannya adalah, bahwa berjalan di tengah-tengah salah satu kota di Australia saat ini, peluang Anda untuk bertemu seseorang dengan Covid-19 sebenarnya hampir dapat diabaikan," ungkapnya.

"Ketika Anda memikirkan jumlah orang di Australia misalnya; ada lima ratus kasus untuk 25 juta orang, itu satu untuk setiap 50 ribu orang. Jadi, peluang Anda untuk bertemu seseorang dengan Covid-19 sangat kecil, mengingat kita tahu di mana mereka semua, dan kebanyakan dari mereka ada di rumah sakit atau telah sembuh," jelasnya.

Namun, ungkapnya, mungkin bijaksana untuk mencoba dan mencegah wabah besar berbasis komunitas, dan banyak negara telah menyatakan untuk setidaknya mengurangi interaksi sosial, tingkatkan jarak sosial dengan cara yang praktis dan masuk akal, tanpa menutup semuanya secara mutlak.
(esn)
Berita Terkait
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Kasus Baru Virus Corona...
Kasus Baru Virus Corona Meningkat, Melbourne Kembali Lockdown
Peneliti Australia Mulai...
Peneliti Australia Mulai Menguji Vaksin Virus Corona
Ilmuwan Australia Percaya...
Ilmuwan Australia Percaya Virus Corona Buatan Manusia
PM Australia dan Trump...
PM Australia dan Trump Bahas Investigasi Pandemi Virus Corona
Berlakukan Lockdown...
Berlakukan Lockdown Ketat, Negara Bagian Australia Dianggap Melanggar HAM
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
19 menit yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
46 menit yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
3 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
AS Gunakan Segala Cara...
AS Gunakan Segala Cara Cegah Pengakuan Internasional atas Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved