Berlakukan Lockdown Ketat, Negara Bagian Australia Dianggap Melanggar HAM

Kamis, 17 Desember 2020 - 14:58 WIB
loading...
Berlakukan Lockdown...
Sebuah tulisan ditempel di jendela di menara perumahan umum di bawah penguncian ketat Covid-19, di Melbourne, Australia pada Juli lalu. Foto/Russia Today
A A A
CANBERRA - Penguncian (lockdown) ketat yang diberlakukan selama musim panas di negara bagian Australia , Victoria, saat lonjakan wabah virus Corona dianggap tergesa-gesa dan mencabut hak warga negara. Demikian kesimpulan laporan yang dikeluarkan ombudsman negara bagian itu.

Sebuah ringkasan yang dikeluarkan oleh anggota Ombudsman Victoria Deborah Glass menemukan bahwa penguncian ketat yang diterapkan di sembilan menara perumahan umum pada bulan Juli melanggar kebebasan sipil dan mungkin ilegal. Kebijakan itu mengurung penduduk di rumah mereka selama hampir seminggu, meninggalkan beberapa warga tanpa makanan atau obat-obatan.

"Penguncian yang tergesa-gesa tidak sesuai dengan hak asasi penduduk, termasuk hak mereka atas perlakuan yang manusiawi ketika dirampas kebebasannya," tulis Glass seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (17/12/2020).



Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut tampaknya bertentangan dengan hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Keponakan Bupati Muara...
Keponakan Bupati Muara Enim Ikut Jadi Tersangka dalam OTT KPK
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Infografis
Dianggap Lezat, 11 Negara...
Dianggap Lezat, 11 Negara Ini Suka Makan Daging Buaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved