Malaysia Tangguhkan Kegiatan di Masjid Selama 10 Hari

Selasa, 17 Maret 2020 - 00:43 WIB
Malaysia Tangguhkan...
Malaysia Tangguhkan Kegiatan di Masjid Selama 10 Hari
A A A
PETALING JAYA - Semua kegiatan keagamaan di masjid-masjid di seluruh Malaysia, termasuk salat Jum'at akan ditangguhkan selama 10 hari. “Semua kegiatan di masjid dan surau, termasuk salat Jum'at dan sholat jamaah harus dihentikan, mulai 17 hingga 26 Maret,” jelas Menteri Urusan Agama Malaysia, Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al –Bakri.

"Semua komite masjid dan surau disarankan untuk melakukan pembersihan dan sanitasi sebagai tindakan pencegahan," lanjut Zulkifli, seperti dikutip dari The Star, Senin (16/3). Menurutnya, langkah ini mengikuti saran dari Departemen Kesehatan Malaysia.

Dalam hal kematian karena Covid-19, ia mengatakan bahwa penanganan jenazah almarhum akan diberikan tunjangan tertentu. “Jenazah dapat ditangani melalui tayammum (pemurnian ritual kering) di permukaan kantong mayat atau bungkus yang menutupi tubuh,” katanya.

Dia juga mengatakan, bahwa kedua hal tersebut tunduk pada lingkup badan-badan Islam yang relevan di setiap negara bagian. "Dengan keputusan kerajaan, eksekusi kedua hal tersebut berlaku untuk Wilayah Federal," tambahnya.

Sementara itu, Angkatan Bersenjata Malaysia menyatakan tidak akan terlibat dalam melaksanakan perintah kontrol gerakan untuk menahan penyebaran COVID-19. "Untuk saat ini, Kepolisian Kerajaan Malaysia akan menentukan semua tugas penegakan setelah pengumuman perintah," kata Kepala Angkatan Pertahanan Jenderal Tan Sri Affendi Buang.

Affendi mengatakan ini kepada kantor berita Bernama, ketika ditanya apakah personel Angkatan Bersenjata akan terlibat dalam menegakkan perintah yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin pada Senin malam.

Dia juga menjelaskan bahwa deklarasi perintah tersebut tidak akan mempengaruhi operasi dan penempatan petugas dan personil di perbatasan dan perairan negara itu. "Operasi di perbatasan dan perairan negara akan berlanjut seperti biasa, tetapi pelatihan yang tidak penting akan berkurang," katanya.
(esn)
Berita Terkait
Benar-Benar Ajib, Proton...
Benar-Benar Ajib, Proton Besut Mobil Anti-Virus Corona
Perbatasan Thailand-Malaysia...
Perbatasan Thailand-Malaysia Kembali Dibuka, Ratusan Pekerja Pulang Kampung
Selain Denda, 58 Orang...
Selain Denda, 58 Orang Pelanggar Perintah 'di Rumah Aja' Dijebloskan ke Sel
Selama Masa Lockdown,...
Selama Masa Lockdown, KDRT di Malaysia Meningkat
Virus Corona Omicron...
Virus Corona Omicron Sudah Masuk Malaysia, Indonesia Waspadalah!
Selama Lockdown, KDRT...
Selama Lockdown, KDRT di Malaysia Meningkat
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
47 menit yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
3 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
3 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
4 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
5 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved