WHO: Eropa Sekarang Jadi Pusat Pandemi Virus Corona

Sabtu, 14 Maret 2020 - 01:46 WIB
WHO: Eropa Sekarang...
WHO: Eropa Sekarang Jadi Pusat Pandemi Virus Corona
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Eropa sekarang menjadi pusat atau episentrum untuk pandemi global virus corona baru, COVID-19 . Organasasi di bawah naungan PBB ini memperingatkan bahwa tidak mungkin untuk mengetahui kapan wabah akan memuncak.

"Eropa sekarang telah menjadi pusat pandemi," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual hari Jumat yang dikutip dari Reuters, Sabtu (14/3/2020).

COVID-19 telah merenggut lebih 5.000 nyawa manusia di seluruh dunia. Tedros menyebutnya sebagai "tonggak tragis". (Baca: Jubir Kemlu China Curiga Militer AS Bawa Virus Corona ke Wuhan )

Saat ini ada 142.897 kasus COVID-19 yang telah dilaporkan di 136 negara sejak muncul pada bulan Desember 2019 di kota Wuhan, China.

Dia mengatakan benua Eropa sekarang lebih banyak melaporkan kasus infeksi dan kematian daripada gabungan negara-negara di seluruh dunia, selain China.

"Lebih banyak kasus sekarang dilaporkan setiap hari daripada yang dilaporkan di China pada puncak epidemi," kata Tedros, merujuk pada jumlah kasus secara global.

Maria Van Kerkhove, yang memimpin unit penyakit di WHO, mengatakan tidak mungkin untuk memprediksi bagaimana pandemi akan berkembang.

"Tidak mungkin bagi kita untuk mengatakan kapan ini akan mencapai puncaknya secara global. Kami berharap lebih cepat daripada nanti," ujarnya.

Komentar kedua pejabat tinggi WHO itu muncul ketika negara-negara di Eropa dan di seluruh dunia menerapkan langkah-langkah dramatis untuk menghentikan penyebaran virus, termasuk menutup sekolah dan memperketat perbatasan.

Tedros mengatakan langkah-langkah semacam itu bisa membantu, tetapi menekankan bahwa setiap negara perlu mengambil "pendekatan komprehensif".

"Tidak mengujinya sendiri. Tidak melacak kontak saja. Bukan karantina saja. Bukan menjauhkan sosial saja. Lakukan itu semua," katanya.

Dia menekankan perlunya melakukan lebih banyak untuk mendeteksi, melindungi dan mengobati pasien yang terinfeksi.

"Anda tidak dapat melawan virus jika Anda tidak tahu di mana itu," katanya. "(Saya) menyerukan kepada negara-negara untuk menemukan, mengisolasi, menguji dan menangani setiap kasus, untuk memutus rantai penularan."

"Setiap kasus kami temukan dan membatasi penyebaran penyakit," katanya. "Jangan biarkan api ini membakar," ujarnya.

"Setiap negara yang melihat pengalaman negara lain dengan epidemi besar dan berpikir 'itu tidak akan terjadi pada kita' adalah membuat kesalahan yang mematikan," paparnya.

Michael Ryan, yang mengepalai program kedaruratan WHO, menekankan bahwa apa yang disebut langkah-langkah sosial menjauhkan, termasuk melarang pertemuan publik dan penutupan sekolah, "bukan panecea". "Mereka tidak akan menghentikan ini sendirian," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
WHO Temukan Indikasi...
WHO Temukan Indikasi Virus Corona Sudah Mengganas di China Sejak 2019
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
2 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
4 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
4 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
6 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
7 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
8 jam yang lalu
Infografis
Berpotensi Jadi Pandemi...
Berpotensi Jadi Pandemi Baru, Nyamuk Wolbachia Harus Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved