Bom Bunuh Diri Kembar Hantam Kedutaan AS di Tunisia, Satu Tewas

Jum'at, 06 Maret 2020 - 22:57 WIB
Bom Bunuh Diri Kembar...
Bom Bunuh Diri Kembar Hantam Kedutaan AS di Tunisia, Satu Tewas
A A A
TUNIS - Dua pembom bunuh diri meledakkan diri di luar Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Ibu Kota Tunisia, Tunis, Jumat (6/3/2020). Seorang polisi dilaporkan tewas dalam serangan itu dan melukai beberapa lainnya. Ini adalah serangan paling serius dalam beberapa bulan terakhir.

Saksi mata mengatakan seorang pria dengan sepeda motor meledakkan dirinya di dekat misi diplomatik AS yang berada di distrik Berges du Lac. Serangan itu menyebabkan kepanikan di antara pejalan kaki yang berada di lokasi.

"Kami mendengar ledakan yang sangat kuat ... kami melihat sisa-sisa teroris tergeletak di tanah setelah ia naik sepeda motor ke arah polisi," kata Amira, seorang penjaga toko seperti dikutip dari Al Jazeera.

Foto yang diposting di situs web berita lokal menunjukkan kendaraan rusak di jalan di luar kedutaan.

Polisi merekam area di sekitar lokasi ledakan, yang penuh dengan puing-puing. Sementara itu bendera AS terlihat berkibar dibelakangnya.

Kedutaan Besar AS di Tunis mengatakan personil darurat menanggapi ledakan itu.

Tidak ada klaim tanggung jawab atas serangan itu.

Kementerian Dalam Negeri Tunisia mengatakan dua pembom bunuh diri tewas dalam serangan itu, dan lima polisi serta satu warga sipil cedera.

Kantor berita negara TAP, mengutip Kementerian Dalam Negeri Tunisia, kemudian melaporkan bahwa salah seorang pejabat keamanan tewas karena luka-lukanya.

Kelompok bersenjata telah menargetkan Tunisia berulang kali dalam beberapa tahun terakhir, menewaskan banyak orang.

Musim panas lalu, kelompok ISIS mengatakan berada di balik tiga ledakan di Ibu Kota, termasuk satu di dekat kedutaan Prancis yang menewaskan seorang polisi dan lainnya yang melukai lima orang selama operasi keamanan untuk menahan seorang tersangka.
(ian)
Berita Terkait
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Mantan Presiden Tunisia:...
Mantan Presiden Tunisia: Hamas Gerakan Nasional dan AS Harus Siap Negosiasi
Pasca Kritikan Blinken,...
Pasca Kritikan Blinken, Tunisia Panggil Utusan Khusus AS
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
1 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
4 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
5 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved