Pasca Kritikan Blinken, Tunisia Panggil Utusan Khusus AS

Minggu, 31 Juli 2022 - 17:45 WIB
loading...
Pasca Kritikan Blinken,...
Ilustrasi
A A A
TUNIS - Menteri Luar Negeri Tunisia , Othman Jerandi memanggil Natasha Franceschi, kuasa usaha Amerika Serikat (AS). Langkah itu dilakukan setelah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengkritik suara konstitusional Tunisia. Blinken juga menyuarakan keprihatinan tentang demokrasi negara itu.

Kementerian Luar Negeri Tunisia mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka telah memanggil Franceschi, yang saat ini menjadi pejabat tinggi di kedutaan AS, ke markas besarnya atas pernyataan baru-baru ini oleh Blinken dan calon duta besar Amerika, Joey Hood.

Baca: Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia

"Jerandi mengatakan kepada Franceschi bahwa pernyataan itu mewakili "campur tangan yang tidak dapat diterima dalam urusan internal nasional," sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Tunisia, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (29/7/2022).

“Dia juga mengungkapkan "keheranan" atas kritik pejabat AS, yang menurutnya sama sekali tidak mencerminkan realitas situasi di Tunisia," lanjut pernyataan itu.

Beberapa jam sebelum memanggil Franceschi, Menlu Jerandi telah bertemu dengan Presiden Kais Saied, yang menyatakan "penolakannya terhadap segala bentuk campur tangan dalam urusan internal negara."

Kritikan Blinken ditujukan pada kondisi demokrasi di Tunisia setahun terakhir.
"Tunisia telah mengalami erosi yang mengkhawatirkan dari norma-norma demokrasi selama setahun terakhir dan membalikkan banyak keuntungan rakyat Tunisia yang diperoleh dengan susah payah sejak 2011," kata Blinken, merujuk pada revolusi 2011 yang memperkenalkan demokrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved