AS Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona, Trump: Jangan Panik

Minggu, 01 Maret 2020 - 09:10 WIB
AS Konfirmasi Kematian...
AS Konfirmasi Kematian Pertama Akibat Corona, Trump: Jangan Panik
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi kematian pertama akibat infeksi virus Corona Covid-19. Korban adalah seorang pria berusia 50 tahun dengan masalah kesehatan di negara bagian Washington.

Para pejabat kesehatan mengatakan kematian itu terjadi di negara bagian King di negara bagian Washington, yang meliputi Seattle, sebuah kota dengan lebih dari 700.000 orang.

"Pasien, yang sakit kronis sebelum tertular Covid-19, meninggal di Rumah Sakit EvergreenHealth di Kirkland, dekat Seattle, dan para pejabat tidak mengetahui bagaimana dia terkena virus," terang kepala unit penyakit menular Departemen Kesehatan Washington, Jeffrey Duchin, seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (1/3/2020).

Terkait hal ini, Presiden Donald Trump mendesa warga Amerika untuk tidak panik terhadap virus Corona.

"Kami telah mengambil tindakan paling agresif untuk menghadapi virus Corona," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

"Negara kita siap untuk keadaan apa pun. Tidak ada alasan untuk panik sama sekali," imbuhnya.

Trump mengatakan jumlah kasus yang terdeteksi oleh sistem kesehatan masyarakat AS sekarang mencapai 22. Dikombinasikan dengan pasien yang dipulangkan dari luar negeri, jumlah keseluruhan yang terinfeksi virus Corona di wilayah AS sekarang sekitar 70.

"Kami akan melihat lebih banyak kasus," kata Menteri Kesehatan AS Alex Azar pada konferensi pers.

"Tetapi penting untuk diingat, bagi sebagian besar orang yang terkena virus Corona baru, mereka akan mengalami gejala ringan hingga sedang," jelasnya.

"Perawatan untuk mereka adalah tetap berada di rumah dan mengobati gejalanya seperti halnya flu," tambahnya.

Kematian pertama akibat virus Corona di AS meningkatkan kekhawatiran di kalangan pejabat kesehatan negara bagian dan federal.

Sebagian besar kasus virus Corona di AS terjadi pada pelancong yang dipulangkan dari China, tempat virus itu berasal.

Tetapi pejabat kesehatan masyarakat juga telah mengidentifikasi kasus-kasus virus Corona di California, Washington dan Oregon yang tidak memiliki hubungan langsung dengan sumber virus di China. Ini menandakan titik balik dalam strategi yang diperlukan untuk mengatasi penyakit ini di AS.

Otoritas Kesehatan AS mengatakan itu berarti penyakit pernafasan yang telah menginfeksi hampir 80.000 orang dan membunuh lebih dari 2.800 orang di China bukan lagi fenomena impor tetapi telah merebak di AS.

"Kami masih menilai risiko umum untuk publik Amerika rendah dan itu termasuk penghuni fasilitas perawatan jangka panjang," kata kepala divisi Imunisasi dan Penyakit Pernafasan di Centers for Disease Control (CDC) Nancy Messonier.

Messonnier mengatakan badan itu akan mengirim tim untuk mendukung penyelidikan di California dan Washington tentang bagaimana pasien tertular virus dan membantu melacak siapa lagi yang mungkin terpapar.

Virus Corona Covid-19 telah menyerang 61 negara di seluruh dunia, mendorong Organisasi Kesehatan Dunia untuk meningkatkan penilaian risikonya ke level tertinggi. (Baca: WHO Naikkan Risiko Global Wabah Virus Corona Jadi 'Sangat Tinggi' )

Di seluruh dunia, lebih dari 2.900 orang telah terbunuh dan hampir 86.000 orang terinfeksi sejak pertama kali terdeteksi di pusat kota Wuhan di China akhir tahun lalu.

Korea Selatan (Korsel), yang memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak di luar China, melaporkan lonjakan terbesar dalam kasus baru pada hari Sabtu dengan 813 pasien lebih dikonfirmasi, sehingga totalnya menjadi 3.150. (Baca: Melonjak Drastis, Kasus Virus Corona di Korsel Sentuh Angka 3.000 )

Italia, hotspot wabah virus Corona di Eropa, juga melaporkan lompatan dalam kasus infeksi baru pada hari Sabtu, dengan jumlah infeksi melebihi 1.000 dan jumlah kematian melonjak delapan menjadi 29.
(ian)
Berita Terkait
Pelayan Pribadi Trump...
Pelayan Pribadi Trump Positif Terinfeksi Virus Corona
Trump Sebut Virus Corona...
Trump Sebut Virus Corona dengan Sebutan 'Kung Flu'
Bantah Trump, Ahli Virus...
Bantah Trump, Ahli Virus AS Sebut COVID-19 Bukan Buatan Lab China
Pelayan Pribadi Donald...
Pelayan Pribadi Donald Trump Terjangkit Virus Corona
Trump Tolak Beri Dana...
Trump Tolak Beri Dana Bantuan, Wali Kota New York Murka
Trump Keukeuh Sebut...
Trump Keukeuh Sebut COVID-19 Berasal dari Laboratorium Wuhan
Berita Terkini
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
47 menit yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
1 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
2 jam yang lalu
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
4 jam yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
4 jam yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved