Oposisi Thailand Mulai Debat Kecaman Terhadap Perdana Menteri

Selasa, 25 Februari 2020 - 02:01 WIB
Oposisi Thailand Mulai...
Oposisi Thailand Mulai Debat Kecaman Terhadap Perdana Menteri
A A A
BANGKOK - Oposisi Thailand memulai debat kecaman parlemen terhadap Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha dan lima menterinya pada Senin (24/2).

Debat itu dilakukan beberapa hari setelah Pengadilan Konstitusional membubarkan partai oposisi. Mosi kecaman tampaknya gagal tapi debat publik itu menunjukkan kritik terhadap Prayuth sejak dia beralih dari penguasa militer menjadi kepala pemerintahan terpilih.

Ketegangan politik meningkat di Thailand setelah pengadilan membubarkan Partai Masa Depan Maju (FFP), partai terbesar ketiga di parlemen. Pengadilan juga melarang 16 anggota senior FFP berpolitik karena dianggap melanggar hukum pendanaan partai politik.

Keputusan pengadilan itu memicu unjuk rasa dan kecaman terhadap kondisi demokrasi di negara itu. Unjuk rasa lebih besar diperkirakan digelar pekan ini.

Prayuth dituduh berkuasa melalui cara-cara tidak demokratis, pemerintahan tidak efektif, penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi.

"PM Prayuth mengizinkan korupsi meluas dan menggunakan kekuasaan posisinya untuk keuntungan diri sendiri dan pihak lain," ujar Sompong Amornvivat, ketua Partai Phue Thai dan blok oposisi saat membuka debat tersebut.

Debat akan berlanjut hingga Kamis (27/2) dan voting mosi tak percaya pada PM dan lima menteri kabinetnya pada Jumat (28/2).
(sfn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
19 menit yang lalu
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
26 menit yang lalu
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
1 jam yang lalu
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
1 jam yang lalu
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
1 jam yang lalu
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
2 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved