Pengadilan Thailand Bubarkan Partai Oposisi Pengkritik Militer

Jum'at, 21 Februari 2020 - 21:01 WIB
Pengadilan Thailand...
Pengadilan Thailand Bubarkan Partai Oposisi Pengkritik Militer
A A A
BANGKOK - Pengadilan Konstitusional Thailand membubarkan Partai Masa Depan Maju yang kerap mengkritik dominasi militer dalam politik. Pengadilan juga melarang ketua partai itu berpolitik selama 10 tahun terkait pinjaman yang dia berikan pada partai tersebut.

Pembubaran Partai Masa Depan Maju itu terjadi kurang dari setahun setelah Thailand menggelar pemilu untuk mengakhiri pemerintahan militer dan memperkuat posisi koalisi pimpinan Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha di parlemen.

Prayuth merupakan mantan pemimpin junta yang pertama berkuasa melalui kudeta 2014.

Partai Masa Depan Maju dipimpin oleh miliarder suku cadang automotif Thanathorn Juangroongruangkit, 41, yang sering mengkritik dominasi militer dalam politik.

Partai itu secara mengejutkan berada di posisi ketiga dalam pemilu tahun lalu. Partai itu meraih dukungan dari para pemuda dan meraih 81 kursi dari total 500 kursi yang diperebutkan di parlemen.

Pengadilan memutuskan partai itu melanggar hukum dengna mengambil pinjaman USD6,08 juta dari Thanathorn.

"Partai itu diperintahkan untuk dibubarkan sesuai Undang-undang partai politik 2017," ungkap Hakim Pengadilan Konstitusional Panya Utchachon saat membaca putusan.

Pengadilan itu juga melarang Thanathorn dan 15 eksekutif partai lainnya untuk berpolitik selama 10 tahun.

Partai itu dan Thanathorn menyangkal bersalah dalam kasus itu. Sebagian besar anggota parlemen dari parta itu akan tetap mempertahankan kursinya dan dapat membentuk partai baru.

Namun larangan pada para pemimpin partai akan mengurangi suara oposisi dan kemampuan partai itu menghalangi agenda PM Prayuth.
(sfn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
36 menit yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
1 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
1 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
2 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved