Terus Bertambah, Korban Meninggal Virus Corona Tembus 1.110 Jiwa

Rabu, 12 Februari 2020 - 08:01 WIB
Terus Bertambah, Korban...
Terus Bertambah, Korban Meninggal Virus Corona Tembus 1.110 Jiwa
A A A
BEIJING - Jumlah korban jiwa dari epidemi virus Corona di China terus bertambah. Terakhir, jumlah korban meninggal melonjak menjadi 1.110 setelah provinsi Hubei yang dilanda bencana melaporkan 94 korban meninggal.

Dalam laporan hariannya, komisi kesehatan Hubei juga mengkonfirmasi 1.638 kasus baru di provinsi China tengah itu, tempat wabah ini muncul pertama kali pada bulan Desember lalu.

Sekarang ada lebih dari 44.200 kasus yang dikonfirmasi di seluruh China, berdasarkan angka yang dikeluarkan sebelumnya dari pemerintah seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (12/2/2020).

Virus baru itu diyakini telah muncul tahun lalu di pasar yang menjual binatang liar di ibu kota Hubei, Wuhan.

Penasihat medis senior China mengatakan pada hari Selasa bahwa wabah virus Corona di negara itu mungkin sudah berakhir pada bulan April, dan jumlah kasus baru terbaru dapat semakin menambah optimisme itu. (Baca: Pakar Perkirakan Wabah Virus Corona Berakhir pada April di China )

Hubei, provinsi yang menjadi pusat wabah yang telah diblokade, melaporkan 94 orang meninggal. Jumlah 1.068 kasus hingga Selasa turun dari puncaknya yang tercatat lebih dari 3.000 kasus baru pada 4 Februari, dan jumlah terendah infeksi baru sejak 1.347 dilaporkan pada 31 Januari.

Virus itu secara resmi diberi nama "COVID-19" pada sebuah konferensi di Jenewa yang diadakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di mana kepala badan itu mengatakan semua negara memiliki peluang untuk menghentikan penyebaran globalnya.

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, meskipun 99 persen kasus virus Corona baru berada di China, di mana situasinya tetap darurat, virus itu juga memiliki ancaman yang sangat besar bagi seluruh dunia. (Baca: WHO: Virus Corona Ancaman Serius Bagi Seluruh Dunia )

Dia mendesak semua negara untuk berbagi data untuk meneliti lebih lanjut penyakit ini.

Sebelumnya, otoritas China memecat dua pejabat kesehatan senior di Hubei pada hari Selasa, di mana puluhan juta orang telah diisolasi sejak akhir bulan lalu, dan memperketat pembatasan di ibu kotanya, Wuhan. (Baca: Virus Corona Bunuh 1.016 Orang, China Pecat 2 Pejabat Senior Hubei )
(ian)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Ini Kisah Zhang Jixian,...
Ini Kisah Zhang Jixian, Dokter yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Misteri Virus Corona,...
Misteri Virus Corona, Diriset China Didanai AS
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
1 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
5 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
9 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
9 jam yang lalu
Infografis
Obat Fentanil Telan...
Obat Fentanil Telan Banyak Korban Jiwa di Jalanan Los Angeles
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved