Para Pegawai Mulai Kembali ke Kantor dan Pabrik di Penjuru China
Senin, 10 Februari 2020 - 23:00 WIB
Para Pegawai Mulai Kembali ke Kantor dan Pabrik di Penjuru China
A
A
A
BEIJING - Para pegawai mulai kembali ke kantor dan pabrik di penjuru China pada Senin (10/2) saat pemerintah melonggarkan beberapa pembatasan untuk bekerja selama wabah virus corona yang telah menewaskan lebih dari 900 orang.
Korban tewas 97 orang pada Minggu (9/2) merupakan yang terbesar dalam satu hari sejak wabah terdeteksi apda Desember. Wabah itu dikaitkan dengan pasar yang menjual binatang liar di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, China.
Otoritas telah meminta bisnis menambah 10 hari libur untuk musim Libur Tahun Baru Imlek yang seharusnya selesai pada akhir Januari.
Pada Senin (10/2), sebagian besar tempat kerja masih tutup dan banyak orang bekerja dari rumah. Beberapa komuter terlihat saat jam sibuk pagi di beberapa jalur subway terpadat di Beijing. Semua komuter memakai masker.
Jin Yang yang bekerja di Badan Valuta Asing China mengendarai sepeda ke kantor daripada memakai transportasi publik. Staf diminta memakai masker, menghindari pertemuan langsung dan kantin ditutup.
Pegawai bernama Chen menjelaskan perusahaan asuransi tempatnya bekerja melarang pekerja menggunakan transportasi publik. "Saya biasa memakai subway tapi pagi ini saya mengeluarkan 200 yuan untuk sekali jalan naik taksi," ujar dia.
Hubei yang menjadi pusat wabah virus corona masih ditutup sehingga layanan kereta dan bandara tutup dan jalanan diblokade.
Korban tewas 97 orang pada Minggu (9/2) merupakan yang terbesar dalam satu hari sejak wabah terdeteksi apda Desember. Wabah itu dikaitkan dengan pasar yang menjual binatang liar di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, China.
Otoritas telah meminta bisnis menambah 10 hari libur untuk musim Libur Tahun Baru Imlek yang seharusnya selesai pada akhir Januari.
Pada Senin (10/2), sebagian besar tempat kerja masih tutup dan banyak orang bekerja dari rumah. Beberapa komuter terlihat saat jam sibuk pagi di beberapa jalur subway terpadat di Beijing. Semua komuter memakai masker.
Jin Yang yang bekerja di Badan Valuta Asing China mengendarai sepeda ke kantor daripada memakai transportasi publik. Staf diminta memakai masker, menghindari pertemuan langsung dan kantin ditutup.
Pegawai bernama Chen menjelaskan perusahaan asuransi tempatnya bekerja melarang pekerja menggunakan transportasi publik. "Saya biasa memakai subway tapi pagi ini saya mengeluarkan 200 yuan untuk sekali jalan naik taksi," ujar dia.
Hubei yang menjadi pusat wabah virus corona masih ditutup sehingga layanan kereta dan bandara tutup dan jalanan diblokade.
(esn)