Palestina Putuskan Semua Hubungan dengan Israel dan AS

Minggu, 02 Februari 2020 - 09:54 WIB
Palestina Putuskan Semua...
Palestina Putuskan Semua Hubungan dengan Israel dan AS
A A A
YERUSALEM - Presiden Palestina, Mahmaoud Abbas, mengumumkan pemutusan semua hubungan dengan Israel dan Amerika Serikat (AS), termasuk kerja sama keamanan. Pengumunan ini menyusul dirilisnya rencana perdamaian Timur Tengah oleh Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu.

Abbas mengatakan rencana perdamaian yang diungkapkan oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa lalu adalah pelanggaran terhadap perjanjian otonomi yang diluncurkan di Oslo pada tahun 1993 oleh Israel dan Palestina. (Baca: Trump: Yerusalem Ibu Kota Israel, Palestina Beribukota di Yerusalem Timur )

"Israel harus memikul tanggung jawab sebagai kekuatan pendudukan untuk wilayah Palestina," kata Abbas dalam pertemuan darurat Liga Arab di Kairo seperti dikutip dari GulfToday, Minggu (2/2/2020).

Abbas mengatakan bahwa dia mengatakan kepada Israel dan AS bahwa tidak akan ada hubungan dengan mereka, termasuk hubungan keamanan setelah kesepakatan yang dikatakan Palestina sangat menguntungkan Israel.

Pemimpin Palestina itu mengatakan bahwa dia menolak untuk menerima telepon dan pesan dari Presiden AS Donald Trump.

"Karena saya tahu dia akan menggunakannya untuk mengatakan dia berkonsultasi dengan kami. Saya tidak akan pernah menerima solusi ini," tegas Abbas.

"Saya tidak akan mencatatnya dalam sejarah saya bahwa saya telah menjual Yerusalem," kata Abbas.

Ia mengatakan Palestina tetap berkomitmen untuk mengakhiri pendudukan Israel dan mendirikan negara dengan ibukotanya di Yerusalem timur.

Abbas mengatakan bahwa Palestina tidak akan menerima AS sebagai mediator tunggal dalam setiap negosiasi dengan Israel.

Dia mengatakan mereka akan pergi ke Dewan Keamanan PBB dan organisasi dunia serta regional lainnya untuk menjelaskan posisi kita Palestina.

Presiden Trump mengungkap proposal yang telah lama ditunggu pada hari Selasa di Washington. Kesepakatan ini akan memungkinkan Israel untuk mencaplok semua wilayah Tepi Barat untuk permukiman - yang oleh Palestina dan sebagian besar masyarakat internasional dianggap ilegal - serta Lembah Jordan, yang menyumbang sekitar seperempat wilayah dari Tepi Barat.

Sebagai imbalannya, Palestina akan diberikan status kewarganegaraan di Gaza, potongan-potongan Tepi Barat yang tersebar dan beberapa lingkungan di pinggiran Yerusalem. Semuanya dihubungkan bersama oleh jaringan jalan yang baru, jembatan dan terowongan.

Israel akan mengendalikan perbatasan negara dan wilayah udara serta mempertahankan otoritas keamanan secara keseluruhan. (Baca: Poin-poin Penting Rencana Perdamaian Timur Tengah Trump )

Para kritikus mengatakan rencana ini akan merampok kewarganegaraan Palestina dari segala arti.

Rencana itu akan menghapuskan hak untuk kembali bagi para pengungsi Palestina yang terlantar akibat perang 1948 dan keturunan mereka, sebuah permintaan utama Palestina.
(ian)
Berita Terkait
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
5 Alasan Donald Trump...
5 Alasan Donald Trump Tak Akan Pernah Membela Palestina
3 Kebijakan Kontroversial...
3 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dianggap Anti-Palestina
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Dilema, Bela Qatar atau Israel
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Donald Trump: Tidak...
Donald Trump: Tidak Ada yang Mengusir Rakyat Palestina dari Gaza
Berita Terkini
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
40 menit yang lalu
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
1 jam yang lalu
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
2 jam yang lalu
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
3 jam yang lalu
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
4 jam yang lalu
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved