Inggris Minta Palestina Pertimbangkan Rencana Perdamaian Timur Tengah AS

Kamis, 30 Januari 2020 - 17:38 WIB
Inggris Minta Palestina...
Inggris Minta Palestina Pertimbangkan Rencana Perdamaian Timur Tengah AS
A A A
LONDON -

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan, tidak ada rencana perdamaian Timur Tengah yang sempurna. Tetapi, dia menyebut rencana yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sesuai dengan solusi dua negara dan harus dipertimbangkan oleh para pemimpin Palestina.

"Tidak ada rencana perdamaian yang sempurna, tetapi ini memiliki manfaat dari solusi dua-negara, itu adalah solusi dua-negara, itu akan memastikan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel dan rakyat Palestina," ucap Johnson, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (30/1/2020).

Menurut rencana perdamaian Timur Tengah yang diumumkan oleh Trump, AS tetap mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, sedangkan Yerusalem Timur menjadi milik dari Palestina. Selain itu, proposal ini memungkinkan Israel untuk segera mencaplok hampir semua permukimannya di Tepi Barat yang diduduki, yang dianggap ilegal oleh Palestina dan sebagian besar masyarakat internasional.

Proposal ini akan membekukan pembangunan permukiman di daerah-daerah yang diperuntukkan bagi negara Palestina di masa depan selama periode negosiasi, tetapi daerah-daerah itu sebagian besar sudah terlarang untuk kegiatan pemukiman.

Palestina sendiri telah mengecam rencana perdamaian Timur Tengah AS. Ribuan warga Palestina melakukan aksi protes di Jalur Gaza, sementara dua kelompok yang berseteru - Hamas dan Fatah - mengeluarkan pernyataan bernada kecaman terhadap rencana tersebut.

Sementara itu, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mengatakan 'seribu tidak' atas rencana perdamaian Timur Tengah tersebut. "Setelah omong kosong yang kami dengar hari ini, kami mengatakan seribu tidak untuk Kesepakatan Abad Ini," kata Abbas pada konferensi pers di kota Ramallah, Tepi Barat.
(esn)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Tiru Inggris, AS Akan...
Tiru Inggris, AS Akan Akui Negara Palestina
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
46 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
2 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
3 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
4 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
12 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved