Ribuan Warga Irak Berunjuk Rasa Tolak Kehadiran Militer AS

Jum'at, 24 Januari 2020 - 18:02 WIB
Ribuan Warga Irak Berunjuk...
Ribuan Warga Irak Berunjuk Rasa Tolak Kehadiran Militer AS
A A A
BAGHDAD - Ribuan warga Irak berunjuk rasa di dua persimpangan pusat Baghdad pada Jumat (24/1) setelah seruan agar publik menentang kehadiran militer Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, ulama Moqtada al-Sadr menyeru satu juta orang berunjuk rasa setelah AS membunuh jenderal Iran dan komandan milisi Irak.

Pawai yang diserukan Sadr itu bertujuan menekan AS menarik keluar pasukannya dari Irak. Meski demikian, banyak demonstran anti-pemerintah khawatir aksi itu dapat menjadi unjuk rasa tandingan. Selama beberapa bulan terakhir demonstran anti-pemerintah mengecap berbagai kelompok Syiah yang didukung Iran dan masih berkuasa di Irak.

Sadr menentang semua intervensi asing di Irak tapi saat ini semakin dekat dengan Iran. Aliansi Iran saat ini mendominasi lembaga negara Irak sejak invasi pimpinan AS pada 2003.

Unjuk rasa ribuan orang itu dimulai di Lapangan al-Hurriya di pusat Baghdad dan dekat sekitar universitas utama di kota itu. Demonstran menghindari Lapangan Tahrir yang kini menjadi simbol perlawanan anti-pemerintah yang merupakan kelompok berbeda.

"Kami ingin mereka semua keluar, Amerika, Israel dan politisi korup dalam pemerintahan," kata Raed Abu Zahra, pegawai kementerian kesehatan dari kota Samawa yang datang dengan bus pada malam dan menginap di Sadr City, kawasan Baghdad yang dikontrol para pengikut Sadr.

"Kami juga mendukung protes di Tahrir, tapi paham mengapa Sadr menggelar protes ini di sini sehingga tidak memicu perhatian dari mereka," ujar Zahra.

Pria dan wanita berpawai mengibarkan bendera nasional Irak yang berwarna merah, putih dan hitam. Mereka meneriakkan slogan-slogan menentang AS yang memimpin koalisi militer melawan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Beberapa demonstran memegang spanduk bertulis, "Tidak, tidak, Amerika, tidak, tidak Israel, tidak, tidak, kolonialis."
(sfn)
Berita Terkait
Negara yang Pernah Diinvasi...
Negara yang Pernah Diinvasi Amerika Serikat
Serangan Iran Berupaya...
Serangan Iran Berupaya Memaksa Pasukan AS Meninggalkan Irak Utara
Amerika Serikat Kembalikan...
Amerika Serikat Kembalikan 17.000 Artefak Kuno yang Dijarah ke Irak
AS Tarik 2.200 Pasukan...
AS Tarik 2.200 Pasukan dari Irak
Koalisi Pimpinan AS...
Koalisi Pimpinan AS Serahkan Basis Militer pada Irak
Serangan Roket Hantam...
Serangan Roket Hantam Pangkalan Koalisi AS di Irak
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
15 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved