Malaysia Pulangkan Sampah ke 13 Negara, Termasuk AS dan China

Selasa, 21 Januari 2020 - 08:58 WIB
Malaysia Pulangkan Sampah...
Malaysia Pulangkan Sampah ke 13 Negara, Termasuk AS dan China
A A A
KUALA LUMPUR - Malaysia mengaku telah memulangkan sampah plastik ke 13 negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan China sejak tahun lalu. Kuala Lumpur memperingatkan bahwa Malaysia tidak sudi menjadi tempat pembuangan sampah dunia.

Malaysia, seperti negara-negara Asia Tenggara lainnya, telah dikirimi sampah yang tidak diinginkan sejak China melarang impor limbah plastik pada tahun 2018. Sekarang, negara-negara Asia Tenggara tersebut melawan.

Sejak kuartal ketiga tahun lalu, Malaysia telah mengirim pulang 150 kontainer sampah plastik. Menteri Lingkungan Hidup Yeo Bee Yin mengatakan 110 kontainer lain diperkirakan akan dikirim kembali ke negara asalnya pada pertengahan tahun ini.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup, dari 150 kontainer sampah, 43 kontainer dikembalikan ke Prancis, 42 kontainer ke Inggris, 17 kontainer ke Amerika Serikat, 11 kontainer ke Kanada, 10 ke Spanyol dan sisanya ke Hong Kong (China), Jepang, Singapura, Portugal, China, Bangladesh, Sri Lanka, Lithuania dan Belgia.

Yeo mengatakan biaya pengiriman sampah itu sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan pelayaran dan perusahaan yang bertanggung jawab atas impor dan ekspor limbah. Menurutnya, pemerintah Malaysia tidak membayar sepeser pun.

Yeo mengatakan pembicaraan sedang berlangsung dengan otoritas AS untuk mengambil kembali 60 kontainer sampah lainnya tahun ini. Kanada juga memiliki 15 kontainer sampah, Jepang 14 kontainer, AS 9 kontainer dan Belgia masih memiliki 8 dari 110 kontainer yang masih tertahan di pelabuhan Malaysia.

"Jika orang ingin melihat kami sebagai tempat sampah dunia, Anda mimpi," kata Yeo kepada wartawan saat inspeksi di sebuah pelabuhan di negara bagian Penang utara, seperti dikutip AP, Selasa (21/1/2020).

Yeo mengatakan pemerintah akan meluncurkan rencana aksi terhadap impor plastik ilegal bulan depan yang akan membantu berbagai lembaga mengoordinasikan penegakan hukum dan mempercepat proses pengembalian sampah.

"Posisi kami sangat kuat. Kami hanya ingin mengirim kembali (sampah), dan kami hanya ingin memberi pesan bahwa Malaysia bukan tempat pembuangan sampah dunia," tambahnya.
(mas)
Berita Terkait
Bagaimana Perseteruan...
Bagaimana Perseteruan Anwar Vs Mahathir Jadi Representasi Pertarungan Pengaruh AS dan China di Malaysia?
Masuk Rumah Sakit, Mahathir...
Masuk Rumah Sakit, Mahathir Mohammad Lakukan Pemeriksaan Medis dan Observasi
Tua-tua Keladi, Mahathir...
Tua-tua Keladi, Mahathir Mohamad Bentuk Parti Pejuang Tanah Air
Mahathir Dukung Kandidat...
Mahathir Dukung Kandidat Baru Perdana Menteri Malaysia
Diusir Partainya Sendiri,...
Diusir Partainya Sendiri, Mahathir Melawan
Mantan PM Malaysia Najib...
Mantan PM Malaysia Najib Razak Terbebas dari Jeratan Korupsi
Berita Terkini
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
43 menit yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
1 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
2 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
3 jam yang lalu
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
4 jam yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved