Jet Siluman Tempest Bakal Dikendalikan Helm Realitas Virtual

Senin, 20 Januari 2020 - 14:58 WIB
Jet Siluman Tempest...
Jet Siluman Tempest Bakal Dikendalikan Helm Realitas Virtual
A A A
LONDON - Tempest, pesawat jet tempur siluman yang akan dibuat Inggris, dirancang untuk dapat terbang dengan kecepatan lebih dari 4.000 mph dan dikendalikan oleh helm realitas virtual.

Pesawat tempur yang akan dibanderol 100 juta poundsterling (Rp1,7 triliun) per unit ini akan menggantikan jet tempur Typhoon Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF). Tempest direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2035.

Menurut laporan Daily Star, Senin (20/1/2020), Tempest akan tergolong sebagai pesawat hipersonik. Artinya, pesawat akan dapat terbang lebih dari Mach 5 atau tiga kali lebih cepat dari pesawat tempur pada umumnya.

Perusahaan-perusahaan pertahanan di belakang proyek Tempest—BAE Systems, Rolls-Royce, Angkatan Bersenjata Inggris dan MBDA Leonardo—dijadwalkan akan mengajukan proposal lebih lanjut kepada para menteri terkait pada akhir tahun 2020.

"Kami melihat apa yang kami sebut kokpit yang dapat dikenakan," kata teknisi utama BAE Systems, Jean Page kepada surat kabar berbasis Inggris tersebut.

"Anda menghapus banyak elemen fisik kokpit, dan menggantinya dengan tampilan virtual, diproyeksikan melalui helm," ujarnya.

Tempest direncanakan sebagai pesawat tempur generasi keenam—yang dapat terbang tanpa awak, memiliki persenjataan berteknologi tinggi dan mengendalikan banyak drone—dimaksudkan untuk menggantikan jet tempur Typhoon generasi keempat dan melengkapi jet tempur siluman F-35 generasi kelima yang saat ini memasuki layanan militer Inggris.

Sebelumnya dilaporkan oleh This is Money bahwa perusahaan-perusahaan pertahanan yang bekerja di proyek Tempest akan merekrut 1.500 pekerja pada tahun ini.

Kementerian Pertahanan Inggris membenarkan laporan tersebut. Menurut kementerian itu, Tempest akan meningkatkan jumlah orang yang bekerja di proyek tersebut dari 1.000 orang menjadi 2.500 orang.

Pesawat tempur ini sedang dikembangkan bersama oleh Inggris, Italia dan Swedia, dengan BAE dan RAF memimpin proyek. Rolls-Royce diatur untuk merancang mesin. Sedangkan perusahaan rudal Eropa, MBDA, akan menyumbangkan senjata dan perusahaan Leonardo dari Italia akan mengembangkan sensor dan sistem listrik.

Sebuah prototipe Tempest direncanakan keluar tahun 2025, dan jet tempur akan memasuki layanan militer pada tahun 2035.
(mas)
Berita Terkait
4 Negara Asia yang Memiliki...
4 Negara Asia yang Memiliki Jet Tempur F-35, Salah Satunya dari Asia Tenggara
Mudah Diserang, Jet...
Mudah Diserang, Jet Tempur F-35 Inggris Hanya Dilindungi Pagar Setinggi 1,5 Meter
Ditolak AS Beli Jet...
Ditolak AS Beli Jet Tempur Siluman F-35, Thailand Lirik Pesawat Swedia
AS Ingin Pensiunkan...
AS Ingin Pensiunkan Sebagian Jet Tempur Siluman F-35, Mengapa?
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet Tempur Siluman F-35 Israel Picu Ledakan Sonik, Publik Panik
Kembangkan Jet Tempur...
Kembangkan Jet Tempur Tempest, Inggris Beri Kontrak Rp5 Triliun ke BAE Systems
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
1 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
2 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
3 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
4 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
6 jam yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved