Aktivis Iklim Greta Jelang Davos: Kalian Belum Melihat Apa Pun

Sabtu, 18 Januari 2020 - 18:01 WIB
Aktivis Iklim Greta...
Aktivis Iklim Greta Jelang Davos: Kalian Belum Melihat Apa Pun
A A A
LAUSANNE - Aktivis iklim Swedia Greta Thunberg berpawai dengan 10.000 demonstran di kota Lausanne, Swiss, dan menegaskan "kalian belum melihat apa pun" menjelang pertemuan elit keuangan global di Davos.

Perempuan 17 tahun itu terkenal setelah meluncurkan gerakan #FridaysforFuture yang mendorong protes di penjuru dunia. Dia mengecam kurangnya aksi pemerintah memangkas emisi sebelum terlalu terlambat.

"Jadi, kita sekarang di tahun baru dan kita telah memasuki dekade baru dan sejauh ini, selama dekade ini, kita telah melihat tak ada tanda-tanda aksi iklim nyata telah datang dan itu harus berubah," ungkap Thunberg dalam pidato di Lausanne pada Jumat (17/1) waktu setempat.

Dia menegaskan, "Pada para pemimpin dunia dan mereka yang berkuasa, saya ingin katakan bahwa kalian belum melihat apapun. Anda belum melihat yang terakhir dari kita, kami dapat menjamin itu pada anda. Dan itu pesan yang kita akan bawa pada Forum Ekonomi Dunia di Davos pekan depan."

Demonstran membawa spanduk bertulis "Bangun dan Cium Kebakaran Lahan" dan "Ini terlambat tapi tidak terlalu terlambat".

Ratusan orang akan naik kereta selama akhir pekan dan kemudian berpawai ke Klosters dekat Davos, pertemuan tahunan para pemimpin politik dan bisnis dunai yang Thunberg akan menghadirinya untuk tahun kedua berturut-turut. Dia akan terlibat dalam dua acara panel.

Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan mendapat sorotan para pembuat keputusan global dalam survei menjelang pertemuan elit global 2020.

Pertemuan tahun ini dihadiri 3.000 orang termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut perubahan iklim sebagai "hoax". Pemerintahan Trump pada November mengajukan dokumen penarikan mundur AS dari Kesepakatan Paris, langkah resmi pertama dalam proses satu tahun untuk keluar dari pakta memerangi perubahan iklim.
(sfn)
Berita Terkait
Swiss Usulkan Denda...
Swiss Usulkan Denda Rp15 Juta Bagi Pelanggar Larangan Burqa
Hasil Serbia vs Swiss:...
Hasil Serbia vs Swiss: 4 Gol Tercipta di Babak Pertama!
Peneliti Swiss Temukan...
Peneliti Swiss Temukan Konsentrasi Kecil Covid-19 di Air Limbah
Ada Masalah Teknis,...
Ada Masalah Teknis, Pesawat Menlu Swiss Mendarat di Moskow
Perempuan Penjaga Bonbin...
Perempuan Penjaga Bonbin Swiss Tewas Diterkam Harimau Siberia
Kehebatan Jet Tempur...
Kehebatan Jet Tempur F/A-18 Hornet, Bisa Mendarat di Jalan Raya
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
2 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
2 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
3 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
4 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved