Peneliti Swiss Temukan Konsentrasi Kecil Covid-19 di Air Limbah

Senin, 11 Mei 2020 - 02:55 WIB
loading...
Peneliti Swiss Temukan...
Ilustrasi
A A A
ZURICH - Para peneliti di Swiss telah mampu mendeteksi Covid-19, bahkan pada konsentrasi rendah dalam air limbah. Penemuan ini menawarkan sistem peringatan dini yang potensial untuk penyebaran infeksi saat negara-negara lain mulai melonggarkan penguncian wilayah.

Jika sistem bekerja, para peneliti menyebut, sampel limbah dapat membuat pejabat kesehatan masyarakat melihat kebangkitan infeksi Covid-19 lebih awal daripada dengan tes diagnostik.

"Air limbah tidak bohong dan itu mencerminkan apa yang diekskresikan oleh publik dalam beberapa jam," kata Christoph Ort dari Institut Federal Sains dan Teknologi Perairan Swiss, yang memimpin tim peneliti, seperti dilansir Channel News Asia.

Para ilmuwan dari Institut Teknologi Federal di Zurich (ETH) dan Lausanne (EPFL) mengatakan, metode pengawasan masih membutuhkan perbaikan sebelum dapat menarik kesimpulan yang kuat tentang konsentrasi virus dalam sampel asli.

Namun, hasil awal yang didapat oleh tim peneliti di dua universitas Swiss telah membesarkan hati. Mereka menganalisis sampel air limbah dari Lausanne, Zurich dan Lugano termasuk. untuk dua kota Swiss terakhir, sampel dari akhir Februari, ketika kasus infeksi pertama dicatat di Swiss.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Di Negara Paling Damai...
Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker
Penerbangan Trump ke...
Penerbangan Trump ke Davos Berbalik Arah ke Washington karena Masalah Listrik, Lampu Sempat Padam
Terungkap! Maduro Diam-diam...
Terungkap! Maduro Diam-diam Kirim 127 Ton Emas Venezuela ke Swiss, Ini Alasannya
Pesta Tahun Baru Swiss...
Pesta Tahun Baru Swiss Berujung Tragedi Kebakaran Mengerikan, 40 Tewas, 115 Luka
Pembangunan Masjid Pertama...
Pembangunan Masjid Pertama Indonesia di Swiss Kurang Dana dan Terancam Tidak Terwujud
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved