Rouhani: Iran Perkaya Uranium Lebih Banyak Daripada Sebelum JCPOA

Kamis, 16 Januari 2020 - 17:26 WIB
Rouhani: Iran Perkaya...
Rouhani: Iran Perkaya Uranium Lebih Banyak Daripada Sebelum JCPOA
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Teheran sekarang telah memperkaya lebih banyak uranium daripada sebelum meneken kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan dunia.

"Kami memperkaya lebih banyak uranium (daripada) sebelum kesepakatan tercapai," kata Rouhani dalam sebuah pidatonya di televisi.

"Tekanan telah meningkat di Iran tetapi kami terus berkembang," imbuhnya.

"Kami tidak memiliki batasan pada file nuklir, dan kami meningkatkan pengayaan setiap hari," tukasnya, menurut sebuah tweet dari Al-Mayadeen Channel yang berbasis di Lebanon, yang menerbitkan pembaruan dari pidato tersebut seperti dikutip dari Fox News, Kamis (16/1/2020).

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Inggris, Prancis, dan Jerman, yang menandatangani Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) pada 2015, mengirim surat kepada kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa pada hari Selasa yang mengatakan bahwa mereka menghidupkan klausul "mekanisme sengketa." Klausul ini menandakan dimulainya sebuah proses yang dapat mulihkan sanksi PBB yang sebelumnya dicabut berdasarkan kesepakatan tersebut. (Baca: Trio Eropa Aktifkan Mekanisme Perselisihan, JCPOA Terancam Kolaps )

Trump menarik dukungan Amerika Serikat (AS) dari kesepakatan itu pada Mei 2018. Sejak saat itu, AS secara bertahap menerapkan kembali sanksi terhadap Iran. Iran pun menanggapinya dengan mengurangi secara bertahap kewajiban mereka hingga Eropa bisa menemukan solusi untuk membantu perekonomian mereka yang terpuruk akibat sanksi AS.

Terbaru, sebagai bagian dari tanggapannya terhadap serangan udara AS yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani, Iran mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menghormati batasan yang ditetapkan pada berapa banyak sentrifugal yang dapat digunakan untuk memperkaya uranium.
(ian)
Berita Terkait
Iran Blokir Inspeksi...
Iran Blokir Inspeksi ke Situs Nuklir
Lima Tahun Kesepakatan...
Lima Tahun Kesepakatan Nuklir, Iran: Tidak akan Ada Negosiasi Ulang
Iran Tegaskan Siap Respon...
Iran Tegaskan Siap Respon Keras Setiap Pelanggaran Kesepakatan Nuklir
Parlemen Iran Sahkan...
Parlemen Iran Sahkan UU Pengayaan Uranium Dekati Level Senjata Nuklir
Rouhani: Jika Mau, Iran...
Rouhani: Jika Mau, Iran Bisa Memperkaya Uranium Hingga 90 Persen
Acuhkan Peringatan Barat,...
Acuhkan Peringatan Barat, Iran Mulai Produksi Logam Uranium
Berita Terkini
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
1 jam yang lalu
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
6 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
7 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
8 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved