Pesawat Ukraina Ditembak Jatuh Iran, PM Kanada Salahkan AS

Selasa, 14 Januari 2020 - 20:54 WIB
Pesawat Ukraina Ditembak...
Pesawat Ukraina Ditembak Jatuh Iran, PM Kanada Salahkan AS
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan, para korban pesawat Ukraina yang tidak sengaja ditembak jatuh Iran akan tetap hidup jika Amerika Serikat (AS) tidak memicu ketegangan di wilayah tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Global, Trudeau menyebut pembunuhan terhadap Jenderal Iran Qassem Soleimani oleh AS telah menyebabkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Sebagai tanggapan, Teheran menargetkan pangkalan militer AS di Irak. Pesawat Ukraina secara tidak sengaja terkena rudal yang ditujukan untuk pangkalan AS.

"Saya pikir jika tidak ada ketegangan, jika tidak ada eskalasi baru-baru ini di wilayah itu, warga Kanada itu sekarang akan pulang bersama keluarga mereka," kata Trudeau.

“Ini adalah sesuatu yang terjadi ketika kamu memiliki konflik dan perang. Orang tidak bersalah menanggung bebannya,” imbuhnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (14/1/2020).

Trudeau juga mengatakan bahwa AS tidak memperingatkan Kanada sebelumnya bahwa mereka berencana untuk membunuh Soleimani di tanah Irak.

"AS membuat tekadnya, kami berusaha untuk bekerja sebagai komunitas internasional dalam masalah besar, tetapi kadang-kadang negara (AS) mengambil tindakan tanpa memberi tahu sekutu mereka," ujar pria berusia 48 tahun itu.

Dia juga menyatakan bahwa ia akan "jelas" memilih untuk memiliki peringatan tentang rencana AS guna mengambil tindakan terhadap Jenderal Soleimani.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat cepat sejak AS membunuh Jenderal Iran Soleimani. Pembunuhan ini berujung pada serangan rudal terhadap pangkalan-pangkalan AS di Irak sebagai aksi balasan.

Meskipun Trump memperingatkan Iran bahwa ia akan menargetkan 52 situs budaya Iran jika Teheran membalas aksi pembunuhan itu, sebuah langkah melawan hukum internasional, namun tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil AS.

Klaim Trump bahwa Soleimani merupakan "ancaman yang akan segera terjadi" terhadap keamanan AS kini dipertanyakan karena ia hanya memberikan sedikit atau tidak ada bukti.
(ian)
Berita Terkait
Pesawat Bermesin Tunggal...
Pesawat Bermesin Tunggal Mendarat Darurat di Pantai California, Amerika Serikat
Naiki Tangga Pesawat,...
Naiki Tangga Pesawat, Presiden Amerika Serikat Jatuh Tersandung
Perempuan Cantik Iran...
Perempuan Cantik Iran Dihukum Cambuk, AS Merasa Terganggu
Tembak Jatuh Pesawat...
Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Iran Salahkan Sistem Rudalnya
Kanada Mengaku Kecewa...
Kanada Mengaku Kecewa dengan Temuan Iran Soal Insiden Penembakan Pesawat
Pengadilan Kanada: Iran...
Pengadilan Kanada: Iran Merudal Jatuh Pesawat Ukraina Aksi Terorisme
Berita Terkini
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
2 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
6 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
7 jam yang lalu
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
8 jam yang lalu
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved