PM Inggris Minta Pakta Nuklir 2015 Diganti dengan Kesepakatan Ala Trump

Selasa, 14 Januari 2020 - 20:27 WIB
PM Inggris Minta Pakta...
PM Inggris Minta Pakta Nuklir 2015 Diganti dengan Kesepakatan Ala Trump
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengganti perjanjian nuklir Iran dengan perjanjian baru versi AS untuk memastikan Teheran tidak mendapatkan senjata nuklir.

"Jika kita akan menyingkirkannya, mari kita ganti dan mari kita ganti dengan kesepakatan Trump," kata Johnson tentang kesepakatan pengendalian senjata nuklir 2015 dengan Teheran.

"Itu akan menjadi cara yang bagus untuk maju," imbuhnya.

“Presiden Trump adalah perancang yang hebat, dengan perhitungannya sendiri. Mari kita bekerja sama untuk menggantikan JCPOA dan mendapatkan kesepakatan Trump sebagai gantinya," kata Johnson kepada BBC yang dinukil Reuters, Selasa (14/1/2020).

Berdasarkan kesepakatan yang ditengahi pada tahun 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), Iran setuju dengan China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris dan AS, untuk membatasi program nuklirnya.

Namun pada 2018, Trump menarik diri dari kesepakatan itu. Kekuatan-kekuatan Eropa telah berulang kali mengatakan mereka masih mendukung kesepakatan itu meskipun Teheran mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka akan meninggalkan batasan untuk memperkaya uranium, sebuah pukulan lebih lanjut atas kesepakatan itu.

"Jika Anda menyingkirkan kesepakatan nuklir ini, JCPOA, itulah yang diinginkan Trump. Maksud saya kepada teman-teman Amerika kami adalah, lihat, entah bagaimana Anda harus menghentikan orang Iran memperoleh senjata nuklir," kata Johnson.

"Dari sudut pandang Amerika, itu adalah perjanjian yang cacat, itu berakhir, ditambah itu dinegosiasikan oleh Presiden (Barack) Obama. Dari sudut pandang mereka, ada banyak, banyak kesalahan,” terang Johnson.

Trump yakin dia masih bisa menegosiasikan kembali kesepakatan nuklir baru dengan Teheran, penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengatakan awal bulan ini setelah Iran mengumumkan akan mundur lebih jauh dari pakta nuklir 2015.

"Saya tidak ingin konflik militer antara kami, Amerika Serikat dan Iran, mari kita hentikan hal ini," kata Johnson.
(ian)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
AS, Iran dan Anggota...
AS, Iran dan Anggota JCPOA Bakal Bertemu di Wina Minggu Depan
AS Ancam Sanksi Negara...
AS Ancam Sanksi Negara yang Tolak Klausul Snapback Diaktifkan
Lagi, Presiden Iran...
Lagi, Presiden Iran Ajukan Syarat Duduk Satu Meja dengan AS
Rouhani Sebut Iran Dapat...
Rouhani Sebut Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga 90%
Iran Tolak Pertemuan...
Iran Tolak Pertemuan dengan AS di Wina
Berita Terkini
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
2 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
6 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
7 jam yang lalu
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
8 jam yang lalu
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
10 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved