Sangkal Merudal Pesawat Ukraina, Iran: Ini Perang Psikologis AS

Jum'at, 10 Januari 2020 - 16:31 WIB
Sangkal Merudal Pesawat...
Sangkal Merudal Pesawat Ukraina, Iran: Ini Perang Psikologis AS
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran tidak terima dituduh menembak jatuh pesawat Boeing 737-800 Ukraina dengan rudal. Teheran yang kesal dengan tuduhan itu menganggapnya sebagai "perang psikologis" yang dikobarkan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

"Semua laporan ini adalah perang psikologis melawan Iran," kata juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei. "Semua negara yang warganya naik pesawat dapat mengirim perwakilan dan kami mendesak Boeing untuk mengirim wakilnya untuk bergabung dalam proses penyelidikan kotak hitam," ujarnya.

Keputusan mengundang Boeing untuk terlibat dalam penyelidikan tragedi pesawat Ukraine International Airlines PS752 yang menewaskan 176 orang tersebut menjadi kejutan, karena sebelumnya Teheran menolak mengundang raksasa industri pesawat Amerika itu dalam tim penyelidik kotak hitam pesawat.

Tak hanya Boeing, Ali Rabiei dalam pengumumannya juga mengundang Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika untuk turut bergabung dalam penyelidikan. Ukraina dan Prancis juga diundang. Prancis diundang untuk penyelidikan karena menjadi pihak yang membangun mesin pesawat.

"Kami menyarankan pemerintah AS untuk menunggu hasil komite penyelidikan kecelakaan dari kecelakaan pesawat Ukraina ketimbang menyebarkan kebohongan dan melakukan operasi psikologis mereka," kata Rabiei.

"Sangat disayangkan bahwa pemerintah AS dan rekannya yang sadar atau tidak sadar menambah garam pada cedera keluarga para korban dalam kecelakaan pesawat dengan menyebarkan kebohongan dan siap untuk mengorbankan keluarga para korban demi melayani tujuan mereka sendiri," kecam Rabiei.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, mengatakan kepada kantor berita IRNA Jumat (10/1/2020), bahwa Iran telah mengundang Ukraina dan perusahaan Boeing untuk berpartisipasi dalam penyelidikan.

Langkah Iran itu muncul setelah Pentagon dan para pemimpin Barat lainnya mengatakan bahwa laporan intelijen menyatakan penerbangan Ukraine International Airlines ditembak jatuh oleh rudal anti-pesawat Iran.

Tragedi itu terjadi beberapa jam setelah Iran meluncurkan lebih dari selusin rudal balistik yang menargetkan dua pangkalan militer Irak yang menampung pasukan Amerika dan koalisi internasional. Serangan itu sebagai balasan atas serangan udara AS yang menewaskan komandan Pasukan Quds Iran, Jenderal Qassem Soleimani, di dekat Bandara Internasional Baghdad, Jumat pekan lalu.

Iran sebelumnya mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya tidak akan menyerahkan kotak hitam pesawat kepada Boeing, yang merupakan perusahaan Amerika, atau pun kepada pihak berwenang AS untuk analisis.

"Kami tidak akan memberikan kotak hitam kepada produsen dan Amerika," kata Ali Abedzadeh, kepala Organisasi Penerbangan Sipil Republik Islam Iran.

Pesawat Boeing 737-800 jatuh setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini untuk menuju Kiev, Ukraina. Pilot pesawat tidak mengirim sinyal darurat sebelum pesawat jatuh.
(mas)
Berita Terkait
Tembak Jatuh Pesawat...
Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Iran Salahkan Sistem Rudalnya
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Trump Kecam Harris Asyik...
Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Mengapa AS Pindahkan...
Mengapa AS Pindahkan Sistem Pertahanan Rudal Patriot dari Asia ke Timur Tengah dengan 73 Pesawat Kargo?
Timur Tengah Membara!...
Timur Tengah Membara! Rudal Iran Serang Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Qatar
Berita Terkini
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
50 menit yang lalu
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
1 jam yang lalu
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
1 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
2 jam yang lalu
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
2 jam yang lalu
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved