Eropa Perkeras Respon atas Pelanggaran Nuklir Iran

Selasa, 07 Januari 2020 - 10:01 WIB
Eropa Perkeras Respon...
Eropa Perkeras Respon atas Pelanggaran Nuklir Iran
A A A
BRUSSELS - Negara-negara Eropa yang terlibat dalam kesepakatan nuklir Iran 2015 dapat meluncurkan proses resolusi perselisihan pekan ini yang dapat memperbarui sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Iran.

Iran mengambil langkah mundur dari komitmen pada pakta 2015 dengan enam kekuatan dunia dengan mengumumkan pada Minggu (5/1) bahwa Teheran akan menghapus batas pengayaan uranium. Meski demikian Iran menyatakan tetap bekerja sama dengan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Keputusan Iran itu setelah pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani dalam serangan drone Amerika Serikat (AS).

Iran mengkritik Inggris, Prancis dan Jerman karena dianggap gagal melindungi ekonomi Teheran dari sanksi AS yang kembali diterapkan pada 2018 saat Washington mundur dari kesepakatan itu.

Mengonfirmasi rapat darurat 28 menteri luar negeri (menlu) Uni Eropa (UE) yang akan digelar pada Jumat (10/1), seorang diplomat UE menyatakan, "Kita harus siap bereaksi pada pelanggaran Iran pada kesepakatan nuklir."

Ditanya apakah ini dapat memicu mekanisme yang dapat mengakibatkan sanksi internasional diterapkan lagi pada Teheran, diplomat itu menjelaskan, "Ini semakin seperti itu, tapi belum diputuskan. Jumat akan menjadi kunci."

Dua diplomat lain mengatakan, Prancis, Inggris dan Jerman dapat membuat keputusan sebelum Jumat (10/1). Ditanya apakah mekanisme itu akan dipilih, seorang diplomat menjelaskan, "Tidak lebih dari hari Jumat, tapi ya."

Iran menegaskan program nuklirnya untuk tujuan sipil. Saat ini Iran telah melanggar sejumlah pembatasan dalam kesepakatan 2015.

"Ketidakjelasan pengumuman Iran menjadikan lebih perlu dibandingkan sebelumnya untuk meluncurkan mekanisme itu karena ini bertujuan menyelesaikan perbedaan yang kami miliki tentang ini," ujar diplomat ketiga pada Reuters.
(sfn)
Berita Terkait
UE Turut Kecam Keras...
UE Turut Kecam Keras Eksekusi Mati Juara Gulat Iran
Pekan Depan, UE Akan...
Pekan Depan, UE Akan Bahas Sanksi Baru untuk Iran
Iran akan Labeli Angkatan...
Iran akan Labeli Angkatan Bersenjata Negara-negara Uni Eropa sebagai Teroris
Iran Hidupkan Mekanisme...
Iran Hidupkan Mekanisme Perselisihan Kesepakatan Nuklir
Iran Sebut Pemimpin...
Iran Sebut Pemimpin Uni Eropa Munafik, Berdiri di Sisi Salah Sejarah
Uni Eropa Pertimbangkan...
Uni Eropa Pertimbangkan IRGC Iran sebagai Organisasi Teroris
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
12 menit yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
2 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
3 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved