Pengusaha Saudi Suap Pejabat Rp14,8 Miliar agar Penjarakan Ibunya

Jum'at, 03 Januari 2020 - 09:28 WIB
Pengusaha Saudi Suap...
Pengusaha Saudi Suap Pejabat Rp14,8 Miliar agar Penjarakan Ibunya
A A A
RIYADH - Pengadilan di Arab Saudi sedang menangani kasus aneh di mana seorang pengusaha dituduh telah membayar uang suap 4 juta riyal (Rp14,8 miliar) kepada seorang pejabat terkemuka. Pengusaha itu ingin ibunya ditangkap dan dipenjara.

Uang suap sebesar itu diduga dibayarkan kepada pejabat agar menempatkan ibu pengusaha tersebut masuk dalam daftar penjahat yang mendanai kegiatan teroris.

Menurut surat kabar Okaz, pria itu ingin menyingkirkan ibunya setelah terjadi perselisihan finansial di antara mereka.

Sang pengusaha memberi ibunya cek bank lebih dari 22 juta riyal dan dia mulai memintanya untuk memenuhi kewajibannya terhadap dirinya.

Sebelum menyuap, pengusaha itu memanfaatkan pejabat tersebut sebagai mediator untuk menyampaikan surat kepada pihak yang berwenang, di mana ia menyatakan bahwa ibunya mendanai sebuah kelompok teroris.

Surat itu juga menyatakan bahwa ibunya mengunjungi kelompok teroris di luar negeri, dan dia memberikan uang kepada orang yang berbeda yang kemudian ditransfer kepada kelompok teroris untuk mendukung kegiatannya.

Pria itu dalam suratnya mengidentifikasi ibunya sendiri sebagai sosok "bahaya bagi negara".

Surat kabar Okaz, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa pengusaha itu mengaku mengirimkan catatan komunikasi ibunya kepada pihak yang berwenang. Namun, dia dia membantah telah menawarkan uang suap sebagai imbalan atas penangkapan ibu kandungnya.

Pejabat tersebut mengklaim telah menyerahkan laporan penangkapan terhadap sang ibu sesuai dengan informasi yang diperolehnya dari pengusaha tersebut. Pejabat itu mengatakan bahwa dia telah memenuhi kewajiban nasional dan hukumnya, dan dia mengaku hanya berperan sebagai pembawa surat dan bukan pemberi informasi awal.

Dia juga mengaku tidak dibayar dan tidak setuju dengan tindakan pengusaha itu untuk menyakiti ibu kandungnya. Surat kabar Okaz, seperti dikutip Jumat (3/1/2020), tidak merinci identitas pengusaha, sang ibu dan pejabat yang dituduh disuap.
(mas)
Berita Terkait
Telegram Hapus 6 Juta...
Telegram Hapus 6 Juta Unggahan 3 Kelompok Teroris di Arab Saudi
Arab Saudi Lumpuhkan...
Arab Saudi Lumpuhkan Sel Teroris yang Dilatih IRGC Iran
Saudi Sambut Keputusan...
Saudi Sambut Keputusan Jerman Masukan Hizbullah Dalam Daftar Teroris
Iran Tolak Mentah-mentah...
Iran Tolak Mentah-mentah Tuduhan Saudi Latih Sel Teroris
ISIS Klaim Ledakan di...
ISIS Klaim Ledakan di Pemakaman Non Muslim Jeddah
Saudi: Laporan PBB Bukti...
Saudi: Laporan PBB Bukti Iran Dukung Kelompok Teroris di Kawasan
Berita Terkini
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
30 menit yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
2 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
2 jam yang lalu
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
3 jam yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
4 jam yang lalu
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved