Kamboja Larang Judi Online, 7.000 Orang Kehilangan Pekerjaan

Rabu, 01 Januari 2020 - 05:01 WIB
Kamboja Larang Judi...
Kamboja Larang Judi Online, 7.000 Orang Kehilangan Pekerjaan
A A A
PHNOM PENH - Lebih dari 7.000 warga Kamboja kehilangan pekerjaan dan puluhan kasino tutup sejak larangan judi online pada Agustus. Jumlah orang yang kehilangan pekerjaan akan bertambah saat pemerintah mulai inspeksi pekan ini.

Kota Sihanoukville muncul sebagai pusat judi dan sebagian besar dari belasan kasino yang dikelola China di sana juga mengelola judi online.

Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen pekan ini menyatakan dia akan melarang judi online secara permanen setelah pada Agustus mengumumkan penghentian judi online.

Menurut Hun Sen, industri itu digunakan oleh para penjahat asing untuk mendapatkan uang. "Para pejabat akan mulai memeriksa semua kasino di seluruh negeri sejak 1 Januari untuk memastikan mereka menutup operasional judi online," ungkap Ros Phearun, deputi direktur general departemen industri keuangan Kementerian Keuangan Kamboja.

Ros Phearun menyatakan pendapatan pemerintah akan terpukul karena judi online menyumbang seperempat dari total pajak kasino sebesar USD80 juta per tahun.

"Sejak pengumuman Agustus, beberapa kasino telah menghentikan operasionalnya, dengan tersisa 136 kasino di penjuru negeri pada Desember," ujar Phearun.

Jumlah itu diperkirakan turun menjadi 94 kasino pada akhir Januari. "Saat judi online dilarang, mereka kembali ke negara mereka, lalu ada penurunan jumlah kasino," papar Phearun.

Sihanoukville terpukul akibat pelarangan itu dengan jumlah kasino berkurang hingga setengahnya dari lebih dari 70 kasino menjadi hanya 36 kasino.

Direktur departemen tenaga kerja Sihanoukville, Yov Khemara menyatakan lebih dari 7.700 warga lokal jadi pengangguran setelah larangan itu. "Sebelumnya, mereka bekerja di pabrik-pabrik dan saat ada gaji lebih baik di kasino, mereka bekerja di kasino. Sebagian besar pekerja sekarang kembali ke pabrik," ujar dia.
(sfn)
Berita Terkait
Thaksin Shinawatra Sangkal...
Thaksin Shinawatra Sangkal Konflik Keluarga Picu Perang Thailand dan Kamboja
Thailand Rebut Kembali...
Thailand Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Kamboja
Setelah Perang 4 Hari,...
Setelah Perang 4 Hari, Thailand dan Kamboja Sepakat dengan Mediasi yang Ditawarkan Malaysia
Dinilai Lamban Tangani...
Dinilai Lamban Tangani Perang dengan Kamboja, Rakyat Thailand Kecam PM Paetongtarn
Perkuat Aliansi Politik...
Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand
Cegah Perang Berlanjut,...
Cegah Perang Berlanjut, PM Anwar Ibrahim Minta Thailand dan Kamboja Buka Dialog
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
23 menit yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
1 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
3 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
5 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved