India Tarik Lebih dari 7.000 Pasukan dari Kashmir

Rabu, 25 Desember 2019 - 21:24 WIB
India Tarik Lebih dari...
India Tarik Lebih dari 7.000 Pasukan dari Kashmir
A A A
NEW DELHI - Lebih dari 7.000 tentara India kembali ke pangkalan permanen mereka dari Kashmis karena meningkatnya situasi keamanan. Mereka sebelumnya di tempatkan di wilayah itu jelang penarikan status semi otonomi Kashmir.

Media India melaporkan sebanyak 72 kompi pasukan dari berbagai cabang paramiliter diperintahkan untuk kembali dari Kashmir pada awal pekan ini. Setiap kompi terdiri dari 100 orang. Keputusan untuk mengurangi kehadiran pasukan di wilayah yang didominasi Muslim itu dibuat karena pemerintah di New Delhi menilai situasi keamanan di sana relatif lebih aman.

Unit-unit tersebut diambil dari Pasukan Cadangan Polisi Cadangan (CRPF), Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF), Polisi Perbatasan Indo-Tibet (ITBP), Pasukan Keamanan Industri Pusat (CISF), dan Sashastra Seema Bal (SSB) dan dikirim ke Lembah Kashmir awal tahun ini sebagai bagian dari lonjakan personil sebanyak 43.000 orang seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (25/12/2019).

Penumpukan pasukan diperintahkan ketika pemerintah pusat India takut akan gelombang kekerasan setelah membatalkan status khusus untuk Jammu dan Kashmir pada bulan Agustus. Keputusan itu membuat kehadiran pasukan keamanan di daerah tersebut melebih level yang terlihat pada 1990-an.

Tindakan keras termasuk jam malam, tahanan rumah bagi politisi lokal, dan pemutusan internet serta layanan telepon seluler diberlakukan di Kashmir sejak saat itu.

Penarikan pasukan pada minggu ini mengikuti penarikan lebih kecil jumlahnya yang mencapai 2.000 tentara pada awal bulan ini.
(ian)
Berita Terkait
Partai-partai Besar...
Partai-partai Besar di Kashmir Bersatu Perjuangkan Otonomi
Agama Penduduk Kashmir...
Agama Penduduk Kashmir dan Persentasenya
India Terlalu Mengekang...
India Terlalu Mengekang Kashmir, Apakah Modi Kena Karma?
India Jadikan Kashmir...
India Jadikan Kashmir sebagai 'Hotspot' Islamopobia Terbesar
Pakistan: Dunia Harus...
Pakistan: Dunia Harus Hentikan Genosida di Kashmir
3 Negara yang Memperebutkan...
3 Negara yang Memperebutkan Wilayah Kashmir
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
5 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
6 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
7 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
8 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
9 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved