Kepolisian Hong Kong Tangkap Tersangka Pelaku Penembakan Aparat
Sabtu, 21 Desember 2019 - 18:01 WIB
Kepolisian Hong Kong Tangkap Tersangka Pelaku Penembakan Aparat
A
A
A
HONG KONG - Kepolisian Hong Kong menahan pria 18 tahun setelah dia menembakkan pistol ke arah petugas polisi pada Jumat (20/12) malam. Kepolisian menduga pria itu terkait dengan unjuk rasa anti-pemerintah yang telah berlangsung beberapa bulan di Hong Kong.
Kepala Biro Organisasi Kriminal dan Triad Kepolisian Hong Kong Steve Li menyatakan pria itu dibekuk polisi setelah melepas satu tembakan di utara distrik Tai Po. Tak ada yang terluka dalam penembakan itu.
Penggeledahan di apartemen pelaku menemukan persenjataan termasuk satu senapan semi otomatis dan sejumlah peluru. Li menjelaskan, ada tanda-tanda kasus ini terkait dengan penyitaan senjata api dan peralatan bahan peledak di Hong Kong.
"Saat ini, yang kami tahu, informasi kami menunjukkan dia berharap menggunakan ini selama protes dan menciptakan kekacauan serta melukai aparat polisi," ujar Steve Li, di lokasi kejadian pada Reuters.
Juru bicara kepolisian menyatakan belum ada dakwaan resmi yang diajukan pada tersangka.
Penembakan itu terjadi menjelang rencana unjuk rasa akhir pekan ini, termasuk seruan untuk mengacaukan pusat perbelanjaan dan unjuk rasa di distrik Yuen Long untuk memperingati lima bulan serangan di stasiun kereta oleh massa bersenjata yang memukuli para demonstran dan komuter.
Pada Jumat (20/12) malam, ratusan demonstran berkumpul di luar pusat penahanan menuntut pembebasan para aktivis dan mengecam serangan kepolisian pada demonstran yang menggalang dana untuk pengunjuk rasa yang membutuhkan.
Kepala Biro Organisasi Kriminal dan Triad Kepolisian Hong Kong Steve Li menyatakan pria itu dibekuk polisi setelah melepas satu tembakan di utara distrik Tai Po. Tak ada yang terluka dalam penembakan itu.
Penggeledahan di apartemen pelaku menemukan persenjataan termasuk satu senapan semi otomatis dan sejumlah peluru. Li menjelaskan, ada tanda-tanda kasus ini terkait dengan penyitaan senjata api dan peralatan bahan peledak di Hong Kong.
"Saat ini, yang kami tahu, informasi kami menunjukkan dia berharap menggunakan ini selama protes dan menciptakan kekacauan serta melukai aparat polisi," ujar Steve Li, di lokasi kejadian pada Reuters.
Juru bicara kepolisian menyatakan belum ada dakwaan resmi yang diajukan pada tersangka.
Penembakan itu terjadi menjelang rencana unjuk rasa akhir pekan ini, termasuk seruan untuk mengacaukan pusat perbelanjaan dan unjuk rasa di distrik Yuen Long untuk memperingati lima bulan serangan di stasiun kereta oleh massa bersenjata yang memukuli para demonstran dan komuter.
Pada Jumat (20/12) malam, ratusan demonstran berkumpul di luar pusat penahanan menuntut pembebasan para aktivis dan mengecam serangan kepolisian pada demonstran yang menggalang dana untuk pengunjuk rasa yang membutuhkan.
(sfn)