FBI Rilis Foto Pelaku Penembakan di Pangkalan Militer AS

Minggu, 08 Desember 2019 - 17:26 WIB
FBI Rilis Foto Pelaku...
FBI Rilis Foto Pelaku Penembakan di Pangkalan Militer AS
A A A
WASHINGTON - FBI merilis foto perwira Arab Saudi pelaku penembakan di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Pensacola, Florida, yang menewaskan tiga orang. FBI juga mengatakan bahwa para korban tewas setelah mencoba menghadang pelaku.

FBI secara resmi mengidentifikasi pelaku sebagai Mohammed Alshamrani dan meminta bantuan masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang "kegiatannya".

"Penembak NAS Pensacola diidentifikasi sebagai warga negara Arab Saudi Mohammed Alshamrani," kata kantor lapangan FBI di Jacksonville dalam sebuah pernyataan di Twitter, yang menyertainya dengan foto penyerang yang telah banyak beredar di media sosial seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (8/12/2019).

Angkatan Laut AS juga merilis nama tiga pelaut yang tewas dalam insiden itu. Ketiganya adalah korban siswa Komando Sekolah Penerbangan Angkatan Laut AS.

Angkatan Laut mengatakan bahwa para korban, diidentifikasi sebagai Ensign Joshua Kaleb Watson (23), Pilot Mohammed Sameh Haitham (19) dan Pilot Magang Cameron Scott Walters (21). Ketiga tewas setelah berusaha mencegah pelaku.

“Jika bukan karena tindakan mereka, dan tindakan tersebut Pasukan Keamanan Angkatan Laut yang merupakan responden pertama di tempat kejadian, insiden ini bisa jauh lebih buruk," kata FBI.

“Ketika berhadapan, mereka tidak lari dari bahaya; mereka berlari ke arahnya dan menyelamatkan nyawa (orang lain)," sambung FBI dalam pernyataannya.

FBI, yang telah memimpin penyelidikan atas insiden itu, mengatakan sebelumnya bahwa Satuan Tugas Gabungannya terlibat dalam proses penyelidikan tersebut, tetapi gagal memberi label pembantaian itu sebagai serangan teroris.

"Motivasi penembak masih dicari," kata FBI.

Sementara pemerintah AS terus bungkam tentang apa yang mungkin telah memicu serangan tersebut, sebuah manifesto yang dikaitkan dengan pelaku penembakan diungkapkan oleh kelompok pemantau aktivitas ekstrimis beredar di media sosial. Manifesto itu merujuk pada kebijakan luar negeri AS, yang secara khusus membidik intervensi militer Amerika di seluruh dunia, sembari menuduh Washington mengobarkan perang terhadap Muslim. (Baca: Perwira Saudi Penembak Pangkalan Militer AS: Amerika Negara Kejahatan )
(ian)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Perkuat Kerja Sama,...
Perkuat Kerja Sama, Amerika Serikat akan Buat Rudal di Arab Saudi
8 Negara Mayoritas Muslim...
8 Negara Mayoritas Muslim yang Jadi Sekutu Amerika Serikat
Media AS: Arab Saudi...
Media AS: Arab Saudi Kibuli Amerika Serikat soal Minyak
Menlu Arab Saudi Ditelepon...
Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
16 menit yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
1 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
2 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
3 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
4 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved