AS Dilaporkan Habisi Komandan al-Qaeda dengan Rudal 'Ninja'

Kamis, 05 Desember 2019 - 07:46 WIB
AS Dilaporkan Habisi...
AS Dilaporkan Habisi Komandan al-Qaeda dengan Rudal 'Ninja'
A A A
IDLIB - Pasukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah membunuh seorang komandan senior al-Qaeda di Idlib, Suriah utara, dengan rudal "Ninja" presisi. Senjata rahasia itu bernama rudal Hellfire atau AGM-114R9X.

Misil tersebut memiliki enam bilah lipat untuk meminimalkan dampak kerusakan. Komandan al-Qaeda yang dilaporkan terbunuh adalah Abu Ahmad al-Muhajir. Dia merupakan komandan Hayat Tahrir Al Sham (HTS), cabang al-Qaeda di Idlib.

Mengutip laporan The Telegraph, Rabu (4/12/2019), serangan terjadi hari Selasa malam dengan lokasi berada di Atmeh, Idlib. Jaraknya sekitar lima mil dari perbatasan Turki dan kurang dari 10 mil dari Barisha, tempat mantan teroris nomor satu ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, tewas selama operasi pasukan khusus AS pada Oktober lalu.

Al-Muhajir berada dalam mobil dengan seorang militan lain ketika kendaraan itu dihantam misil "Ninja". Dia dikenal sebagai pelatih asing terkemuka dari pasukan elite HTS yang dikenal sebagai "The Red Bands". Militan lain yang berada satu mobil bersamanya juga dilaporkan tewas.

Rekaman video yang diambil dari lokasi serangan dan telah menyebar di media sosial menunjukkan mobil itu secara harfiah terbelah menjadi dua. Kerusakan paling parah berada di sisi penumpang depan, dan sebaliknya bagian kursi belakang mobil tersebut hanya mengalami kerusakan yang terbatas.

Pentagon belum secara resmi mengonfirmasi serangan tersebut. Menurut data Pentagon, rudal Hellfire atau AGM-114R9X mampu memberikan serangan presisi terhadap tank, struktur, bungker, dan helikopter. Rudal jenis ini dapat diarahkan dari pesawat terbang atau dengan laser yang dipasang di luar pesawat. Hellfire juga dapat digunakan sebagai rudal udara-ke-darat atau udara-ke-udara.

Menurut laporan sejumlah media yang berbasis di AS, yang mengutip beberapa sumber, militer AS mulai mengembangkan rudal AGM-114R9X pada 2011. Panjang misil ini sekitar lima kaki (1,5 meter) dan beratnya 100 lbs (45 kilogram). Senjata tersebut dilengkapi dengan muatan aneh, seperti cincin pisau panjang yang disimpan di dalam dan kemudian dikerahkan melalui hulu ledak.

Media Barat menjuluki senjata baru itu sebagai "Ginsu terbang"—sebuah rujukan pada merek pisau Ginsu Jepang.

Badan Intelijen Pusat (CIA) dan Pentagon dilaporkan telah menggunakan rudal khusus ini hanya enam kali, termasuk dalam serangan terhadap para pemimpin senior teroris, meskipun laporan yang menuduh penggunaan proyektil "Ninja" tidak pernah secara resmi dikonfirmasi.

Wall Street Journal, yang mengutip para pakar militer, mengatakan secara teori rudal "Ninja" sangat presisi sehingga dapat membunuh seseorang yang duduk di mobil yang bergerak tanpa membahayakan pengemudi. Hanya sekelompok kecil spesialis militer yang tahu bagaimana menggunakan "Ginsu terbang" dengan benar.
(mas)
Berita Terkait
AS Habisi Pentolan al-Qaeda...
AS Habisi Pentolan al-Qaeda dengan Rudal Pisau yang Dijuluki Bom Ninja
Jejak Berdarah Bos ISIS...
Jejak Berdarah Bos ISIS Al-Qurayshi: Arsitek Genosida Yazidi
ISIS Tunjuk Pemimpin...
ISIS Tunjuk Pemimpin Baru, Konfirmasi Kematian Pendahulunya
Janda Bos ISIS Akui...
Janda Bos ISIS Akui Kayla Mueller Budak Abu Bakr al-Baghdadi
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan...
Pemimpin ISIS Abu al-Hasan Tewas dalam Pertempuran
Sosok Bos ISIS al-Qurayshi...
Sosok Bos ISIS al-Qurayshi yang Ledakkan Diri: Miliki 2 Lusin Nama, Berhadiah Rp143,7 M
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
41 menit yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
1 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
2 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
3 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved