Didukung Trump, Demonstran Hong Kong: Terima Kasih Amerika

Jum'at, 29 November 2019 - 08:56 WIB
Didukung Trump, Demonstran...
Didukung Trump, Demonstran Hong Kong: Terima Kasih Amerika
A A A
HONG KONG - Ribuan demonstran di Hong Kong, China, menggelar pertemuan umum Thanksgiving di Edinburgh Place pada Kamis (28/11/2019) malam. Pertemuan itu sebagai respons atas dukungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan mensahkan rancangan undang-undang (RUU) tentang Hong Kong.

Presiden Trump pada hari Rabu menandatangani RUU Kongres dan Senat yang mendukung para pengunjuk rasa, meskipun China marah atas langkah tersebut.

Dalam pertemuan umum Thanksgiving, para demonstran mengibarkan bendera AS dan berbagai kain bertuliskan "kemerdekaan Hong Kong".

"Alasan bagi kami mengadakan pertemuan umum ini adalah untuk menunjukkan rasa terima kasih kami dan terima kasih kepada Kongres AS dan juga Presiden Trump karena mengesahkan RUU itu," kata Sunny Cheung, 23, anggota kelompok mahasiswa yang melobi untuk RUU tersebut.

"Kami sangat berterima kasih tentang itu dan kami sangat menghargai upaya yang dilakukan oleh orang Amerika yang mendukung Hong Kong, yang berdiri dengan Hong Kong, yang tidak memilih untuk berpihak pada Beijing," ujarnya, sembari mendesak negara-negara lain untuk mengeluarkan RUU serupa, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (29/11/2019).

RUU yang diteken Trump mewajibkan Departemen Luar Negeri AS untuk menyatakan, paling tidak setiap tahun, bahwa Hong Kong harus mempertahankan otonomi sebagai syarat terlibat perdagangan dengan AS yang menguntungkan, dan yang telah membantunya menjadi pusat keuangan dunia.

RUU itu juga berisi ancaman sanksi untuk pelanggaran hak asasi manusia.

"Saya yakin Donald Trump akan menandatangani RUU karena kami berjuang untuk kebebasan universal. Semua orang secara global harus mendukungnya," kata Jacky, 25, yang hanya memberikan nama depannya.

"Tapi kami ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang di seluruh dunia yang mendukung kami, sebuah kota kecil seperti Hong Kong, kami berterima kasih atas perhatian mereka."

Pengesahan RUU itu dibenci Beijing, yang memperingatkan AS pada hari Kamis bahwa China akan mengambil langkah-langkah pembalasan yang tegas sebagai tanggapan.

Kementerian Luar Negeri CHina mengatakan Amerika Serikat akan memikul konsekuensi dari tindakan balasan China jika terus "bertindak sewenang-wenang" dalam hal Hong Kong.

Wakil Menteri Luar Negeri China Le Yucheng telah memanggil Duta Besar AS Terry Branstad pada hari Kamis dan menuntut agar Washington segera berhenti mencampuri urusan dalam negeri China. Pemerintah Hong Kong yang didukung Beijing mengatakan RUU itu mengirim sinyal yang salah kepada para demonstran dan jelas-jelas mencampuri urusan internal Hong Kong.

Beijing sedang mempertimbangkan untuk melarang para pembuat RUU termasuk sponsornya, Senator Marco Rubio, memasuki China daratan, Hong Kong dan Makau.

Protes anti-pemerintah telah mengguncang bekas koloni Inggris itu selama enam bulan terakhir. Demo yang semula dipicu RUU Ekstradisi China itu pernah melumpuhkan aktivitas bisnis, pemerintah, sekolah dan bahkan bandara internasional.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Perintahkan...
Donald Trump Perintahkan Status Khusus Hong Kong Dihapus
Abaikan Protes, China...
Abaikan Protes, China Ngotot Akan Berlakukan UU Keamanan di Hong Kong
China Siap Berlakukan...
China Siap Berlakukan UU Baru untuk Mengekang Oposisi Hong Kong
Tak Terima Trump Cabut...
Tak Terima Trump Cabut Status Istimewa Hong Kong, China Balas Sanksi
Trump Tandatangani UU...
Trump Tandatangani UU Sanksi China Atas Intervensi di Hong Kong
Xi Jinping Doakan Trump...
Xi Jinping Doakan Trump Segera Pulih dari Covid-19
Berita Terkini
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
30 menit yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
1 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
5 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
6 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
8 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved